CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

5 Cara Tepat Merawat Tanaman Lidah Mertua

By Isny Dewi R

04 January 2021

Cara tepat merawat tanaman lidah mertua.

Photo source: Pexels
 
 
Snake plant (sansevieria) atau yang sering kita sebut lidah mertua, merupakan salah satu tanaman hias paling populer. Berasal dari Afrika bagian barat, daunnya yang lebar, kasar, dan memanjang memang membuatnya begitu disukai para pencinta tanaman hias. "Tanaman ini hadir dalam bermacam-macam kultivar unik dengan dedaunan yang menarik, dan spesimen berdaun panjang bisa tumbuh hingga lebih dari lima kaki," kata ahli hortikultura Daniel Cunningham.
 
Lidah mertua tidak hanya cantik dan menarik untuk dilihat, tetapi juga tahan banting untuk dirawat di rumah. "Snake plant adalah salah satu tanaman dalam ruangan termudah yang bisa ditanam," jelas Benjamin Godfrey, manajer taman di Cornerstone Sonoma. Dari jenis wadah yang tepat untuk menanamnya hingga tips penyiraman dan banyak lagi, berikut cara tepat merawat tanaman lidah mertua dilansir dari Marthastewart.com.
 
1. Tanam dalam Pot dengan Drainase yang Baik
Untuk urusan merawat tanaman lidah mertua, jenis wadah yang Anda gunakan adalah kuncinya. "Snake plant tidak tahan terhadap tanah yang terlalu jenuh, jadi wadah dengan drainase yang baik sangat penting," jelas Cunningham. Jika Anda lebih suka pot yang dekoratif, pertimbangkan untuk menempatkan tanaman hias ini ke dalam wadah plastik dengan lubang drainase yang dapat dimasukkan dengan nyaman ke dalam pot yang cantik. Lepaskan pot tengah saat menyiram dan biarkan hingga benar-benar kering sebelum mengembalikannya ke dalam pot yang lebih besar, untuk memastikan tanah tetap kering.
 
2. Tempatkan di Bawah Sinar Matahari Tidak Langsung
Tanaman lidah mertua lebih menyukai sinar matahari tidak langsung. Cunningham mengatakan bahwa tanaman hias ini sangat mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya di dalam rumah, termasuk area dengan cahaya redup. “Inilah yang membuat snake plant begitu bagus,” jelasnya.
 
"Di mana terlalu sedikit cahaya biasanya menjadi masalah bagi beberapa tanaman hias yang sulit tumbuh, namun snake plant cenderung tumbuh subur di tempat-tempat itu." Namun, Cunningham mengatakan untuk menghindari menempatkan tanaman ini di tempat yang menerima sinar matahari langsung, atau tanaman bisa mengering seiring waktu. "Intensitasnya bisa membakar daun," dia memperingatkan.
 
3. Hindari Keseringan Menyiram
Ukuran dan bahan pot yang digunakan, serta media tanam, masing-masing akan memengaruhi seberapa sering lidah mertua perlu disiram. "Jika tanaman ini mengalami kekurangan, itu mungkin karena tanaman ini rentan terhadap penyiraman berlebihan, jadi pastikan Anda tidak memberi mereka terlalu banyak air pada waktu tertentu," kata Cunningham.
 
Untuk alasan ini, Godfrey merekomendasikan untuk menyiraminya dengan hemat — sekitar sekali setiap satu minggu — dan membiarkannya mengering di antara penyiraman. "Di musim dingin, mungkin yang terbaik adalah menunggu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan di antara penyiraman."
 
4. Tanam di Tanah dengan Drainase yang Baik
Cunningham mengatakan bahwa salah satu cara untuk membantu mencegah penyiraman berlebihan adalah dengan memastikan lidah mertua Anda ditanam di tanah dengan drainase yang baik, seperti campuran pot kaktus dan sukulen, atau campuran yang mengandung perlit, produk mineral putih yang meningkatkan drainase.
 
“Kalau lebih suka pupuk cair, pupuk sebulan sekali dengan setengah dari takaran yang dianjurkan pada label, karena snake plant tidak membutuhkan pemupukan berat,” sarannya.
 
5. Pangkas secara Berkala untuk Menumbuhkan Tanaman Baru
Jika suatu saat Anda melihat ada bahan daun yang mati atau berubah warna pada tanaman lidah mertua, Cunningham mengatakan mereka dapat dipangkas kembali dengan pemangkas tajam. “Untuk tampilan yang lebih bersih, pastikan memotong pada titik yang bentuknya sama dengan daun di sekitarnya,” jelasnya.
 
Jika seiring waktu, daun yang lebih panjang mulai bersandar atau tumpah di luar pot, Cunningham menyarankan untuk memangkasnya sampai ke tanah. "Pemangkasan itu kemudian bisa dimasukkan beberapa inci ke dalam tanah dan digunakan untuk menanam tanaman baru," sarannya.

Share this article?

MUST SEE