CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Agar Untung, Perhatikan Hal Ini Sebelum Memulai Usaha Waralaba

By Eskanisa R

12 August 2020

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai waralaba.

Sumber foto: Franchise Direct

Usaha waralaba atau franchise bisa jadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menambah penghasilan tanpa ribet. Berdasarkan perundang-undangan di Indonesia, waralaba merupakan perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
 
Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir dengan pewaralaba (franchisor) yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu. Istilah waralaba sendiri berasal dari gabungan kata wara yang artinya lebih, dan laba artinya keuntungan.
 
Dengan kata lain, pemilik bisnis (franchisor) menggunakan uang pembeli bisnis (franchisee) tersebut untuk membesarkan bisnisnya. Di sisi lain, yang membeli bisnis bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus bersusah payah membangun dari nol.
 
Di Indonesia sendiri terdapat banyak jenis waralaba, mulai dari kuliner, minimarket, hingga usaha penatu. Meski tidak perlu bersusah payah membangun bisnis dari nol, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai usaha waralaba agar bisa memperoleh keuntungan maksimal.

1. Pilih
Jenis Waralaba yang Sesuai
Pilih jenis waralaba sesuai dengan bujet Anda. Selain itu, pilih juga yang sesuai dengan minat Anda untuk mengurangi risiko kegagalan. Sebab, sesulit apapun tantangannya nanti, jika Anda memiliki minat yang tinggi pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalaninya.

2. Riset
Lakukan riset mendalam terhadap merek waralaba yang Anda minati termasuk bagaimana responnya di masyarakat dan kompetitornya. Dengan begitu Anda mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan waralaba yang diminati untuk memperkecil risiko kerugian. Pilih waralaba yang mampu mengoreksi kekurangan Anda dalam berbisnis, misal pemasaran atau hal lain yang Anda anggap kurang.

3. Lokasi Usaha
Sebagus apapun merek usaha yang Anda beli, jika lokasi yang dipilih tidak diperhitungkan dengan matang, tentu akan berpengaruh besar pada kelangsungan usaha Anda ke depannya.
 
Entah menyewa atau membeli, pastikan tempat usaha Anda mudah diakses dan terlihat. Pilih lokasi yang selalu ramai dan usahakan belum ada bisnis serupa, untuk mengurangi risiko persaingan.
 
Tanyakan juga orang-orang yang memiliki usaha di lokasi tersebut, apakah aman dari segala macam tindak kejahatan. Ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Anda serta konsumen tentunya.

Share this article?

MUST SEE