CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Buah yang Aman untuk Penderita GERD

By Isny Dewi R

23 November 2020

Beberapa buah yang dapat membantu mengurangi efek refluks asam atau GERD.

Photo source: Pixabay
 
 
Refluks asam, juga dikenal sebagai heart burn, adalah kondisi kronis di mana asam mengalir dari pipa makanan ke lambung, mengiritasi lapisan di dalamnya. Ini adalah penyakit jangka panjang yang menyebabkan sensasi terbakar di daerah dada bagian bawah karena aliran asam yang kembali ke pipa makanan. Ini menghasilkan rasa seperti asam di mulut, muntah, nyeri dada, masalah pernapasan, dan gigi rusak.
 
Sfingter esofagus bagian bawah, cincin otot di dekat katup perut, biasanya menutup segera setelah makanan melewatinya. Tetapi jika tidak segera menutup atau sering terbuka, asam yang diproduksi di lambung akan naik ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan penyakit refluks asam atau penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
 
Mengutip NDTV, menurut Dr. Divya Choudhary, Kepala Ahli Gizi, Max Super Speciality Hospital, “Penyebab pertama dan utama dari refluks asam adalah stres. Budaya kerja di kota metro menuntut tingkat multi-tasking tertentu yang paling sering mengarah pada peningkatan tingkat stres dan fenomena ini terus berkembang dari hari ke hari.”
 
“Jadwal kerja dan gaya hidup perkotaan menjauhkan kita dari makanan untuk waktu yang lebih lama dari biasanya. Dan ketika kita makan, kita akhirnya makan lebih dari yang diperlukan. Idealnya kita harus makan dalam porsi kecil secara berkala karena porsi yang lebih besar yang dikonsumsi dengan interval yang tidak teratur meningkatkan kadar asam lambung. Konsumsi makanan asam dan pedas juga berkontribusi terhadap refluks asam," tambahnya.
 
Beberapa penelitian membuktikan bahwa obesitas juga menyebabkan naiknya asam lambung. Orang yang cenderung memiliki masalah berat badan, juga bisa berisiko mengalami refluks asam. Konsumsi minuman yang berlebihan seperti kopi, teh, alkohol, dan minuman berkarbonasi juga meningkatkan masalah refluks asam.
 
Refluks asam dapat dipicu pada orang yang berbeda oleh makanan dan minuman yang berbeda. Penyebabnya sering dikaitkan dengan gaya hidup individu tetapi mungkin juga akibat dari hernia hiatal (atau hiatus). Pada kondisi ini terdapat lubang pada diafragma yang memungkinkan perut bagian atas masuk ke dalam rongga dada, hal ini menyebabkan terjadinya GERD. Alkohol, kafein, asupan serat makanan yang rendah, merokok, kurang olahraga, dan asupan garam meja yang tinggi, adalah beberapa alasan lain timbulnya refluks asam.
 
Menurut Dr Rommel Tickoo, Konsultan, Penyakit Dalam, Rumah Sakit Max Super Speciality, Saket, “Refluks asam dapat dihilangkan dengan menghindari makanan pedas / jeruk dan memilih makanan yang membantu menetralkan kelebihan asam. Makan lah makanan yang lebih kecil karena makanan besar mengisi perut dan memberi tekanan pada segmen intra-abdominal (LES), membuat refluks dan GERD lebih mungkin terjadi. Seseorang harus terus memeriksa berat badan karena lemak perut ekstra menekan perut, sehingga mendorong cairan lambung naik ke kerongkongan "
 
Berikut beberapa buah yang dapat membantu mengurangi efek refluks asam:
 
  1. Pisang
“Pisang umumnya dianggap bersifat basa dan tidak bersifat asam,” kata Patrick Takahashi, MD, seorang ahli gastroenterologi di St Vincent Medical Center di Los Angeles, dikutip dari Everyday Health.
 
"Pisang adalah sumber serat dan vitamin B6 yang baik, dan membantu menjaga kalium, yang baik untuk jantung dan tulang Anda secara umum." Pisang merupakan sumber nutrisi terbaik. Anda bisa memakannya kapan saja, untuk camilan atau saat makan. Anda juga bisa menghaluskannya sebagai pengganti komponen lemak.
 
  1. Pepaya
Buah tropis yang manis ini memberikan beberapa manfaat kesehatan. Diketahui untuk melawan penyakit jantung, diabetes, kanker, kesehatan tulang dan asma. Papaya mengandung vitamin K, beta-karoten, kalsium dan juga merupakan sumber vitamin A. Pepaya juga mengandung enzim yang disebut papain yang membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi sensasi heart burn.
 
  1. Semangka
Buah populer ini kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Karena kandungan airnya yang tinggi, semangka dapat membantu pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, buah ini juga mampu menetralkan asam di perut dan mengurangi refluks.
 
  1. Apel Merah
Melansir Healthline, apel adalah sumber kalsium, magnesium, dan kalium yang baik. Mineral alkali ini diperkirakan dapat membantu meringankan gejala refluks asam. Ada yang mengatakan bahwa makan apel setelah makan atau sebelum tidur dapat membantu menetralkan asam dengan menciptakan lingkungan basa di perut. Apel manis dianggap bekerja lebih baik daripada varietas asam.
 
Meskipun banyak orang melaporkan berhasil mengatasi refluks asam dengan apel, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini. Kebanyakan orang bisa makan apel merah tanpa mengalami efek samping apapun, jadi tidak ada salahnya menambahkannya ke dalam menu makanan harian Anda.
 
  1. Buah Persik
Buah kecil berbulu halus ini termasuk dalam famili batu yang menandakan buahnya memiliki satu biji tengah yang besar. Buah persik sendiri mengandung kalsium, zat besi, magnesium, vitamin A, B6, B12 dan C, yang diketahui sangat membantu untuk mengatasi diabetes, masalah kulit, kanker kolorektal, dan lain sebagainya. Buah ini juga memiliki kandungan asam yang rendah sehingga baik untuk penderita asam lambung.

Share this article?

MUST SEE