CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Ingin Tinggalkan WhatsApp? Begini Cara Amankan Chat History-nya

By Isny Dewi R

26 January 2021

Jika Anda termasuk pengguna WhatsApp yang ingin bermigrasi, tentu saja riwayat percakapan (chat history) menjadi salah satu data yang paling penting dan harus diamankan.

Photo source: Pexels
 
 
Belum lama ini, aplikasi pesan instan WhatsApp dijadwalkan akan merilis kebijakan baru yang harus disetujui pengguna jika ingin tetap menggunakan aplikasi tersebut. Salah satunya yang cukup membuat heboh adalah soal kebijakan penyerahan data ke Facebook, yang merupakan perusahaan induk WhatsApp.
 
Kebijakan ini lantas mendapatkan respons yang beragam dari para penggunanya. Tak sedikit pengguna yang menyetujuinya karena masih ingin menggunakan WhatsApp. Tapi, banyak pula pengguna yang tidak setuju dan memilih untuk beralih menggunakan aplikasi serupa lainnya.
 
Jika Anda termasuk pengguna WhatsApp yang ingin bermigrasi, tentu saja riwayat percakapan (chat history), baik pribadi maupun grup, menjadi salah satu data yang paling penting dan harus diamankan. Kabar baiknya, WhatsApp mengizinkan para penggunanya untuk mencadangkan chat history mereka melalui fitur Export chat.
 
Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu tap menu "Settings" > "Chats" > "Chat history" > dan "Export chat". Kemudian, Anda bisa memilih percakapan dari kontak atau grup yang ingin diekspor. Selanjutnya, Anda bisa mencadangkan riwayat percakapan hanya teksnya (without media) atau beserta media yang telah diterima/dikirim (include media).
 
Jika sudah, riwayat percakapan yang akan diekspor bisa dikirim ke berbagai platform, seperti Gmail, Slack, Google Drive, Telegram, dan lain sebagainya. Nantinya, riwayat percakapan akan disimpan dalam sebuah file berekstensi ".txt" yang kemungkinan akan diberinama "WhatsApp Chat with ....". Adapun titik-titik pada nama file tersebut berisi nama kontak atau grup yang Anda pilih.
 
Apabila Anda memilih opsi "include media", maka file yang bisa dibuka oleh aplikasi Notepad itu bakal disertai dengan berbagai file lainnya. Misalnya, Anda membuka file berekstensi ".webp" untuk stiker, ".mp4" untuk video, ".doc" untuk Word, dan lain-lain.
 
Setelah diekspor, Anda juga bisa mengirim riwayat percakapan tersebut ke e-mail pribadi lain, atau mengunduh dan menyimpannya di perangkat masing-masing. Perlu diketahui, file ini akan dikirim sebagai lampiran (attachments) dan tidak bisa digunakan untuk memulihkan (restore) percakapan, baik itu di aplikasi WhatsApp maupun aplikasi serupa lainnya. Anda juga kemungkinan akan membutuhkan aplikasi lain untuk membuka file tersebut, misalnya Microsoft Word untuk membuka dokumen file ".doc", atau Notepad untuk membuka file ".txt".
 
Jika semua riwayat percakapan sudah dicadangkan, Anda bisa menghapus akun WhatsApp melalui menu "Settings" > "Account" > "Delete my account". Sebelum menghapus, jangan lupa untuk memberitahu orang-orang terdekat, jika Anda akan menghapus akun WhatsApp. Selamat mencoba!

Share this article?

MUST SEE