CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Cara Mengajukan SKCK Online

By Isny Dewi R

24 November 2020

Polri telah menyediakan fasilitas pendaftaran permohonan SKCK secara online, sehingga Anda tak perlu lagi mengantre di kantor kepolisian.

Bagi calon karyawan yang akan memulai pekerjaannya di suatu perusahaan, atau masyarakat yang ingin mengajukan visa ke suatu negara, biasanya diminta untuk menyertakan SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

Melansir laman resmi Polri, SKCK sendiri merupakan surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seorang pemohon/masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut.

SKCK memiliki masa berlaku sampai dengan enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan.

Saat ini, Polri telah menyediakan fasilitas pendaftaran permohonan SKCK secara online, sehingga Anda tak perlu lagi mengantre di kantor kepolisian. Untuk mengajukannya, Anda perlu mengunggah dokumen yang diwajibkan, serta mengisi form yang tersedia sesuai dengan urutan.
 
Dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar permohonan SKCK online antara lain:
  1. Fotokopi KTP dengan menunjukan KTP asli.
  2. Fotokopi Paspor (untuk SKCK Mabes Polri).
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  4. Fotokopi Akte Lahir / Kenal Lahir / Ijazah.
  5. Fotokopi kartu identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP.
  6. Pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak enam lembar dengan latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, foto harus tampak muka secara utuh.
 
Jika semua dokumen sudah dipersiapkan, berikut langkah-langkah mengajukan SKCK secara online:
 
  1. Buka laman skck.polri.go.id.
  2. Klik tombol Form Pendaftaran yang berada di bagian kanan atas.
  3. Untuk kolom "Jenis Keperluan" isilah sesuai dengan kebutuhan Anda mengajukan SKCK. Kolom ini akan menentukan tempat di mana SKCK Anda akan dibuat dengan pilihan Mabes Polri, Polda, Polres, dan Polsek.
  4. Isi bagian Satwil sesuai dengan domisili KTP atau identitas daerah Anda. Kecuali untuk SKCK yang dikeluarkan oleh Mabes Polri, maka hanya bisa diurus di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
  5. Jika semua kolom terisi, klik "Lanjut" di bagian kanan bawah. Akan muncul formulir data diri yang harus Anda isi antara lain Data Pribadi, Hubungan Keluarga, Pendidikan, Perkara Pidana, Ciri Fisik, dan Lampiran.
  6. Anda juga harus mengunggah foto. Untuk lampiran rumus sidik jari, Anda akan mendapatkannya di kantor polisi sesuai domisili. Tapi jika Anda sudah memiliki rumus sidik jari dari SKCK lama, tak perlu lagi mengurusnya ke kantor polisi.
  7. Setelah selesai, Anda akan mendapatkan tanda bukti pendaftaran dan nomor yang digunakan untuk pembayaran biaya SKCK online lewat BRIVA (BRI Virtual Account) atau secara Tunai.
  8. Setelah melakukan pembayaran, Anda tinggal mencetak tanda bukti untuk mengambil SKCK fisik di kantor polisi sesuai domisili.

Share this article?

MUST SEE