CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Cara Meningkatkan Mood selama Pandemi COVID-19

By Isny Dewi R

28 September 2020

Cara sederhana yang harus dilakukan setiap hari untuk menjaga semangat Anda tetap stabil selama pandemi COVID-19.

Photo source: Pexels
 
 
Tetap bersikap positif bisa jadi sulit bahkan di saat terbaik. Apalagi saat ini kita tengah menghadapi pandemi, menjaga sikap ceria atau sekadar tenang tampaknya sulit dilakukan. Bahkan jika Anda merupakan orang yang cukup positif secara keseluruhan, Anda mungkin akan merasa sulit untuk menjaga mood beberapa bulan ini.
 
Menariknya, melansir Health, Dr. O'Neill, yang merupakan asisten profesor psikiatri di Rumah Sakit Mount Sinai di New York, menjelaskan bahwa salah satu alasan sulit bagi orang untuk mempertahankan rasa damai selama pandemi ini adalah karena hal itu memaksa banyak dari kita untuk benar-benar bertindak. Perilaku yang khas dari depresi.
 
"Banyak aturan yang meniru gejala depresi," kata Dr. O'Neill. Bayangkan, orang-orang diperintahkan untuk mengisolasi diri mereka dari orang yang dicintai dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di rumah, dengan sedikit sekali kontak dengan dunia luar.
 
Bukan #dirumahaja yang menyebabkan depresi, tetapi banyaknya peraturan jarak sosial yang kita patuhi untuk menjaga orang lain tetap aman mungkin terlihat sangat mirip dengan gejala depresi. Juga untuk diingat, mereka yang sedang mengalami depresi, atau orang lain yang pernah menghadapinya, mungkin merasa lebih tertantang sekarang.
 
Dr. O’Neill memberi beberapa kiat tentang cara meningkatkan suasana hati kita meski hanya sedikit saat ini. Berikut adalah beberapa cara sederhana yang harus dilakukan setiap hari untuk menjaga semangat Anda tetap stabil di saat situasi sedang tidak stabil.
 
  1. Ingat Akan Apa yang Membuat Anda Bahagia Sebelum Pandemi
Menjadi benar-benar menantang untuk mengingat saat sebelum pandemi dimulai, tetapi akan sangat membantu untuk mengingat kembali rutinitas normal Anda, sebelum pandemi, dan mempertanyakan apa yang membuat Anda bahagia. Itu akan terlihat berbeda untuk setiap orang, tentu saja.
 
Setelah Anda mengidentifikasi apa yang membuat Anda bahagia sebelum semua ini terjadi, buatlah rencana untuk melakukan lebih banyak lagi. "Kedengarannya sederhana, tetapi ini adalah jenis pengobatan," kata Dr. O'Neill.
 
Anda bisa menambahkan seperti 15 menit ekstra untuk lari di luar ruangan, atau melakukan FaceTime dengan sahabat Anda beberapa kali seminggu. Pikirkan apa yang Anda suka dan ingin lakukan, lalu lakukan lebih banyak lagi.
 
  1. Ingatkan Diri Anda tentang Semua yang Harus Anda Syukuri
Berita buruk ada di mana-mana saat ini, dan jika Anda menghabiskan waktu di Internet, kemungkinan besar Anda akan menghadapi banyak laporan mengerikan. Tapi Anda bisa dengan sengaja mencoba menyeimbangkan skala berita positif dan negatif dalam hidup Anda.
 
Untuk ini, Dr. O’Neill merekomendasikan aplikasi bernama Three Good Things. Aplikasi tersebut, katanya, akan mengingatkan Anda untuk mencatat tiga hal yang Anda syukuri setiap hari. Anda bisa menuliskannya dalam bentuk jurnal atau di ponsel Anda.
 
  1. Manjakan Diri Anda di Pagi Hari
Terjebak di karantina dapat menyebabkan Anda mengembangkan rasa pengulangan yang menjengkelkan. Bangun dan melakukan hal yang persis sama dari hari ke hari bisa melelahkan dan menjengkelkan, terutama di pagi hari, saat Anda terbangun dengan kenyataan ini lagi.
 
Cara yang baik untuk mengatasinya mungkin dengan memanjakan diri Anda dengan sesuatu saat Anda melakukan rutinitas pagi. Dr. O'Neill merekomendasikan untuk mencoba sesuatu yang biasanya jarang Anda lakukan, seperti mandi spa sendiri, sehingga Anda bisa memulai hari dengan pandangan positif. Anda juga dapat memulai hari Anda dengan meditasi pagi.
 
  1. Gunakan Energi yang Terpendam untuk Keuntungan Kreatif Anda
Melakukan sesuatu yang kreatif benar-benar dapat membantu Anda melewati masa-masa sulit ini karena hal itu dapat mengalihkan perhatian Anda, terutama jika Anda memilih latihan kreatif yang memaksa Anda mempelajari keterampilan baru.
 
“Kreativitas membantu Anda fokus pada sesuatu yang menarik semua perhatian Anda,” kata Dr. O’Neill. Jika Anda ingin belajar merajut sendiri, mengerjakan buku mewarnai, atau menggali lebih dalam menulis kreatif, sekaranglah waktunya untuk terjun ke dalamnya.
 
Meskipun demikian, jangan jadikan aktivitas kreatif apa pun yang Anda coba menjadi latihan kompetitif. Dr. O’Neill menekankan bahwa, meskipun mencoba hal-hal baru dapat menjadi pengalihan yang menyegarkan, penting untuk tidak terjebak dalam membandingkan cara Anda menghabiskan waktu karantina dengan cara orang lain menghabiskan waktu mereka. Prioritas nomor satu Anda saat ini adalah menjaga diri Anda tetap sehat dan sejahtera, tidak berlomba untuk menjadi yang terdepan.

Share this article?

MUST SEE