CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Film Horor dengan Rating Tinggi Versi Rotten Tomatoes

By Eskanisa R

30 November 2020

Minim jump scare, plot cerita film ini sudah menakutkan sejak awal.

Sumber foto: Pinterest

Bisa dibilang, Rotten Tomatoes merupakan situs review film terpercaya yang sering dijadikan rujukan oleh para penggemar film sebelum memutuskan film mana yang akan mereka tonton. Sebab, rating yang tersaji di situs ini berasal dari para kritikus film, sehingga ulasan yang diberikan pun tidak sembarangan.
 
Sebuah film akan mendapatkan skor Tomatometer tinggi jika lebih banyak kritikus film yang memberikan ulasan positif (60 – 100 persen) atau dikenal dengan istilah fresh. Tentu ada banyak sekali film dengan berbagai genre yang sudah diulas di situs Rotten Tomatoes, termasuk film horor. Nah, bagi para penggemar film-film menegangkan, berikut rekomendasi film horor dengan skor tinggi di Rotten Tomatoes.

1. US
Film keluaran tahun 2019 ini mendapat predikat fresh di Rotten Tomatoes dengan skor 93 persen ulasan positif. Us bercerita tentang sepasang suami-istri, Gabe Wilson (Winston Duke) dan Adelaide Wilson (Lupita Nyong’o), yang sedang pergi berlibur bersama kedua anaknya ke rumah masa kecil Adelaide.
 
Liburan yang awalnya menyenangkan mendadak berubah menjadi bencana ketika tamu tak diundang muncul di halaman rumah pada malam hari. Tamu tak diundang tersebut menerobos masuk ke dalam rumah dengan membawa senjata tajam. Namun anehnya, tamu tak diundang ini memiliki wajah yang mirip dengan masing-masing anggota keluarga Wilson.
 
Seisi kota seketika mencekam, setiap orang diteror dengan orang yang memiliki wajah yang sama. Mereka membunuh dan menimbulkan banyak kekacauan. Keluarga Wilson pun mencoba untuk menyelamatkan diri dari ‘kembaran jahat’ mereka dan bertahan hidup.

2. Swallow
Swallow mendapatkan predikat fresh dengan 88 persen ulasan positif. Film ini bercerita tentang pasangan suami istri, Hunter (Haley Bennett) dan Richie (Austin Stowell). Hunter yang berasal dari keluarga kelas menengah merasa beruntung menikah dengan Richi yang kaya raya. Meski Hunter selalu menjaga sikap, tekanan terus datang dari keluarga Richie. Hunter yang merasa Richie kurang memperhatikannya kemudian melakukan hal tak terduga di awal masa kehamilannya.
 
Tekanan dan beban di masa kecilnya, di mana Hunter merasa tidak pantas dilahirkan sebagai seorang anak dari kasus pemerkosaan membuatnya mengidap suatu penyakit. Karena penyakitnya itu, Hunter jadi sering mengonsumsi makanan yang tidak masuk akal.

3. Host
Film karya sutradara Rob Savage ini hanya berdurasi 57 menit. Meski begitu, film ini berhasil mendapatkan banyak review positif di situs Rotten Tomatoes.
 
Host bercerita tentang enam orang teman yang sedang dalam masa karantina. Melalui aplikasi video conference, mereka memutuskan untuk melakukan ritual pemanggilan arwah dengan bantuan seorang medium. Arwah yang tidak diinginkan pun mendatangi mereka satu per satu karena ritual tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh.
 
Tidak mengherankan jika film ini mendapatkan banyak respon positif, karena relevansinya terhadap gaya hidup kebanyakan orang di masa pandemi, terhubung secara virtual, hingga melakukan hal-hal tak lazim yang belum pernah dilakukan. Dalam durasinya yang tidak terlalu panjang Host tetap mampu menyajikan teror-teror yang menegangkan.

4. The Lighthouse
Sukses menyutradarai The VVITCH, Robert Eggers kembali menyajikan film dengan ending open-ended yang berhasil membuat penontonnya menerka-nerka. The Lighthouse bercerita tentang dua orang penjaga mercusuar di sebuah pulau terpencil, Ephraim Winslow (Robert Pattinson) dan atasannya, Thomas Wake (Willem Dafoe).
 
Waktu tugas yang tadinya hanya tiga minggu terpaksa diperpanjang sampai waktu yang tidak ditentukan akibat badai besar. Cuaca buruk, kesepian, pekerjaan yang tidak ada habisnya dan konflik dengan atasannya membuat kondisi mental Winslow memburuk, bahkan dirinya tidak bisa membedakan mana yang nyata dan hanya ilusi semata.
 
Lewat adegan yang mayoritasnya gelap, film ini seperti memiliki karakternya sendiri. Dengan rasio nyaris bujur sangkar, penderita klaustrofobik harus berhati-hati menonton film ini.

5. Hereditary
Terakhir, film psikologi horor yang rilis pada 2018 ini, Hereditary mampu membuat penonton bergidik di setiap adegannya. Meski tanpa elemen jump scare, sang sutradara, Ari Aster berhasil menampilkan kengerian yang tidak teduga. Berbeda dengan film horor lain, di film ini justru pemuja setan dan rajanya lah yang menang.
 
Singkatnya, Hereditary bercerita tentang keluarga pemuja setan dan kutukan yang diturunkan ke anak cucu. Sejak kematian sang nenek, Ellen Graham, ibu dari Annie (Toni Collette), kejadian mengerikan terus menimpa keluarga Graham. Mulai dari kematian Charlie (Milly Shapiro), Peter (Alex Wolff), sang suami Steve (Gabriel Byrne) hingga Annie, sebab raja Paimon yang disembah membutuhkan keluarga Graham sebagai perantara.

Share this article?

MUST SEE