CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Hal yang Wajib Diperhatikan saat Mempersiapkan Masa Pensiun

By Eskanisa R

23 November 2020

Untuk hari tua yang bahagia dan sejahtera.

Sumber foto: Pixabay

Meski terkesan masih jauh, apalagi untuk kaum milenial, setiap orang pasti mendambakan masa pensiun yang bahagia dan sejahtera. Meski tidak mudah, bukan berarti Anda tidak dapat mewujudkannya. Dirangkum dari berbagai sumber, perhatikan tiga hal ini agar Anda bisa mempersiapkan masa pensiun dengan baik.

1. Bayar Kewajiban
Catat semua kewajiban yang masih harus Anda bayar, baik cicilan utang, kartu kredit, KPR, atau kendaraan. Kunci pensiun bahagia dan sejahtera adalah melunasi semua utang yang Anda miliki sebelum memasuki usia tua. Oleh sebab itu, setidaknya sisihkan 30 persen dari penghasilan Anda saat ini untuk mencicil semua utang agar bisa menikmati masa tua dengan tenang.

2. Persiapkan Dana Pensiun
Selain melunasi semua utang sebelum masa tua datang, Anda juga harus mempersiapkan dana pensiun sejak dini.Soal besarannya, tergantung pada pendapatan dan kebutuhan Anda. Namun, umumnya, bagi yang masih lajang dan tidak memiliki tanggungan, disarankan untuk mempersiapkan dana pensiun empat sampai enam kali jumlah pengeluaran bulanan. Jika melihat besarannya, jelas jumlahnya tidak dapat dipenuhi sekaligus. Oleh sebab itu, Anda harus memiliki strategi khusus, disiplin, dan komitmen untuk bisa mengumpulkan dana pensiun di masa yang akan datang.
 
Selain itu, Anda bisa memanfaatkan program jaminan pensiun yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan untuk memberikan penghasilan layak setelah peserta memasuki usia pensiun. Kepesertaan program ini adalah pekerja yang terdaftar dan telah membayar iuran.
 
Setidaknya, ada enam manfaat program jaminan pensium, yakni Manfaat Pensiun Hari Tua (MPHT); uang tunai yang diberikan kepada peserta (yang telah memenuhi masa iuran minimum 15 tahun) saat memasuki usia pensiun sampai meninggal dunia, Manfaat Pensiun Cacat (MPC); uang tunai bulanan yang mengakibatkan peserta tidak dapat bekerja kembali atau sampai meninggal dunia, Manfaat Pensiun Janda/Duda (MPJD); uang tunai yang diberikan kepada janda/duda yang menjadi ahli waris, Manfaat Pensiun Anak (MPA); uang tunai bulanan yang diberikan kepada anak yang menjadi ahli waris (maksimal dua orang anak), Manfaat Pensiun Orang Tua (MPOT); diberikan kepada orang yang menjadi ahli waris dan Manfaat Lupsum.

3. Asuransi Jiwa
Melansir kontan.co.id, asuransi jiwa merupakan layanan asuransi untuk menanggung seseorang atau keluarga terhadap kerugian finansial yang tidak terduga karena tulang punggung (tertanggung) meninggal dunia.
 
Menurut Lifepal, di Indonesia sendiri ada empat jenis asuransi jiwa yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan, yakni Asuransi Jiwa Berjangka (term life); jangka waktunya bisa diatur mulai dari 5 hingga 30 tahun bagi ahli waris yang akan mendapatkan uang pertanggungan, Asuransi Jiwa Seumur Hidup (whole life); perlindungan maksimal sepanjang usia dengan batas tertinggi 100 tahun yang biasanya didampingi dengan Dana Pensiun untuk mempersiapkan masa tua dengan baik, Asuransi Jiwa Unit Link; digunakan untuk berinvestasi dan Asuransi Jiwa Dwiguna; cocok untuk mengumpulkan dana pendidikan, dana pensiun atau dana pernikahan.

Share this article?

MUST SEE