CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

5 Kesalahan Keuangan yang Harus Dihindari Generasi Milenial

By Isny Dewi R

14 December 2020

5 kesalahan keuangan terburuk yang perlu dihindari generasi milenial.

Photo source: Pexels
 
 
Meskipun Anda masih bisa hidup dari gaji ke gaji di usia 20-an, namun pada saat Anda berusia 30 tahun, rencana pernikahan, memiliki anak, hingga membayar cicilan rumah, memerlukan perencanaan keuangan yang cermat.
 
Berikut adalah lima kesalahan keuangan terburuk yang perlu dihindari generasi milenial, dilansir dari GET.com.
 
1. Tidak Memiliki Dana Darurat
Mengapa Anda membutuhkan dana darurat? Nah, dengan tanggung jawab keuangan yang meningkat, Anda perlu bersiap untuk keadaan di mana Anda mungkin menemukan sumber pendapatan rutin Anda terpotong.
 
Misalnya, bagaimana Anda akan melunasi pembayaran pinjaman rumah bulanan jika Anda mengalami penghematan yang tidak menguntungkan? Atau bagaimana jika ada situasi krisis ak terduga yang membuat Anda harus dirawat di rumah sakit?
 
Kebanyakan ahli keuangan menyarankan untuk menyiapkan dana darurat yang berjumlah sekitar enam bulan biaya hidup. Pada saat Anda berusia 30 tahun, Anda seharusnya sudah dapat menabung sejumlah tersebut, jika tidak, mungkin inilah saatnya untuk memulai.
 
2. Pengeluaran Demi Penampilan
Hidup di luar kemampuan adalah kesalahan umum yang dilakukan banyak orang, mulai dari membeli smartphone mewah hingga sepatu bermerek, siapa yang tidak tergoda untuk melakukannya? Ini akan terjadi jika teman-teman Anda juga menjalani gaya hidup seperti itu.
 
Meskipun Anda mungkin bertanya pada diri sendiri bagaimana teman-teman Anda mampu membeli barang-barang mewah ini sementara Anda harus berjuang sekuat tenaga untuk membelinya secara kredit, inilah kebenaran yang bisa saja terjadi, mereka mungkin juga berutang untuk dapat membelinya.
 
Jadi mengapa repot-repot menjalani gaya hidup di luar kemampuan Anda? Jika penghasilan Anda tidak cukup untuk menutupi pengeluaran Anda, gaya hidup Anda cepat atau lambat akan menyusul, menyebabkan segala macam konsekuensi negatif di kemudian hari.
 
3. Meminjam Uang untuk Membiayai Pernikahan Anda
Sementara pernikahan di negara lain biasanya merupakan urusan sederhana, sebagian besar pernikahan di Indonesia justru sebaliknya, melibatkan pengeluaran untuk upacara yang rumit dan jamuan besar-besaran, penyewaan beberapa gaun dan pemotretan mewah. Faktanya, sangat umum jika total biaya pernikahan bisa mencapai ratusan juta.
 
Ini jelas bukan jumlah yang kecil, dan mungkin karena tekanan masyarakat, banyak pasangan terus menempuh jalur ini alih-alih memiliki sesuatu yang lebih sederhana. Hal ini membuat mereka terpaksa harus berutang atau mengambil pinjaman untuk membiayai pernikahan yang mewah.
 
Berutang bisa menjadi salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan untuk pernikahan baru Anda! Jadi pikirkan secara rasional tentang konsekuensinya dan cobalah yang terbaik untuk menghindari meminjam dengan cara apa pun!
 
4. Mengabaikan Asuransi
Asuransi secara umum baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pinjaman rumah dan asuransi penyakit kritis, sering kali menjadi nomor sekian dalam daftar keuangan prioritas. Alangkah baiknya, Anda sudah mulai mendapatkan perlindungan asuransi di usia 20-an, belum terlambat juga untuk memulainya di usia 30-an.
 
Tetapi perhatikan juga bahwa semakin lama Anda memulai, semakin tinggi peluang Anda untuk memiliki pengecualian untuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, dan premi juga meningkat seiring bertambahnya usia.
 
Selama usia 30-an ketika Anda memiliki lebih banyak tanggung jawab keuangan, sangatlah bijaksana untuk mendapatkan asuransi sehingga jika terjadi krisis medis, Anda akan dapat terus membayar untuk hal-hal penting lainnya seperti pinjaman rumah dan pendidikan anak.
 
5. Tidak Merencanakan Dana Pensiun
Selalu ada ruang untuk melakukan perencanaan masa pensiun Anda sejak dini, meskipun kelihatannya jauh sekali. Mulailah memikirkan masa pensiun Anda dan buatlah rencana yang sesuai untuk itu.
 
Ini tidak hanya termasuk tabungan, karena nilai uang Anda di rekening tidak akan mengalahkan tingkat inflasi. Anda mungkin harus mencari penasihat yang dapat membantu Anda mengelola keuangan Anda dari perspektif portofolio karena pada usia Anda saat ini, Anda masih dapat melakukan beberapa investasi yang lebih berisiko untuk mengambil keuntungan dari pengembalian yang lebih tinggi.

Share this article?

MUST SEE