CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Lakukan 5 Hal ini Jika Jenuh pada Pekerjaan

By Isny Dewi R

10 September 2020

Jangan langsung terburu-buru resign karena jenuh terhadap pekerjaan, ada baiknya Anda melakukan 5 hal ini dulu agar tidak salah mengambil keputusan.

Photo source: Pexels
 
 
Dalam bekerja, ada saatnya kita merasa jenuh. Entah karena melakukan pekerjaan yang sama setiap hari, tidak ada perubahan di tempat kerja, hingga merasa tak begitu dihargai di lingkungan kerja. Hal seperti itu sebenarnya lumrah dialami para pekerja. Namun, jangan langsung terburu-buru memutuskan untuk resign karena jenuh terhadap pekerjaan. Melansir The Muse, ada baiknya Anda melakukan lima hal ini terlebih dahulu agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

1. Cari Tahu Apa yang Membuat Anda Jenuh
Menurut Alina Campos, seorang career coach sekaligus pendiri The Coaching Creative, banyak orang yang merasa jenuh dengan pekerjaannya tanpa alasan yang jelas. Mereka hanya mengatakan 'saya tidak bahagia dengan pekerjaan saya' atau 'saya merasa tidak berkembang' tanpa menjelaskan alasannya secara detail. Padahal, jika direnungkan kembali, Anda akan menemukan alasan apa yang membuat Anda merasa jenuh dengan pekerjaan saat ini.
 
"Ketika seseorang ingin membuat perubahan karier, mereka harus tahu apa yang ingin membuatnya berubah. Apakah ada jarak antara prinsip kita dengan perusahaan? Adanya perbedaan nilai antara kita dan perusahaan? Bila tidak dirunut lebih lanjut, tentu kita akan merasa tidak bahagia dan tak termotivasi saat bekerja," jelas Alina.
 
2. Buat Daftar Plus Minus
Agar lebih mudah meyakinkan diri Anda apakah ingin resign atau hanya jenuh dengan pekerjaan, coba buat daftar berisi kelebihan dan kekurangan diri Anda dari segi pekerjaan. Tuliskan juga nilai yang Anda pegang dalam berkarier, misalnya work-life balance, akuntabilitas, hingga teamwork. Setelah itu, Anda bisa mengevaluasi berdasarkan pekerjaan yang Anda lakukan saat ini sebelum mengambil keputusan.
 
3. Cuti
Bila Anda sudah terlalu jenuh dengan pekerjaan namun belum yakin apakah sebaiknya resign atau tidak, cobalah cuti selama beberapa hari. Tenangkan pikiran dan lakukan hal yang Anda sukai. Siapa tahu, rasa jenuh Anda karena Anda butuh waktu sejenak untuk ‘lari’ dari pekerjaan.
 
4. Ceritakan pada Orang Terdekat
Jika perlu, ceritakan kegelisahan Anda ini pada orang terdekat seperti orang tua, pasangan atau teman dekat. Minta pendapat mereka tentang rasa jenuh Anda tersebut. Bisa saja mereka memiliki pendapat yang bijak dan memberikan penjelasan dari dua sisi yang berbeda. Sehingga Anda pun bisa memilih keputusan yang tepat.
 
5. Lakukan Sekali Lagi dengan Sepenuh Hati
Sebelum memutuskan untuk resign, coba lakukan sekali lagi pekerjaan Anda dengan sepenuh hati. Sejenak coba lupakan rasa jenuh Anda dan menikmati kembali pekerjaan Anda. Tuntaskan pekerjaan dan buatlah komitmen bahwa itu adalah tanggung jawab Anda. Setelah itu, lihat hasilnya. Apakah Anda tetap yakin ingin resign atau hanya jenuh sesaat yang sebenarnya bisa diselesaikan jika Anda lebih fokus.

Share this article?

MUST SEE