CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Lakukan Hal Ini untuk Uji Indera Penciuman dan Perasa

By Eskanisa R

14 October 2020

Cara sederhana untuk mengetahui anosmia.

Sumber foto: Pixabay

Sejak awal pandemi, dokter menyarankan masyarakat yang tiba-tiba kehilangan indera penciuman untuk melakukan isolasi meskipun tidak disertai dengan gejala lain. Sampai beberapa waktu belakangan, istilah anosmia ramai diperbincangkan.
 
Melansir laman Alodokter, anosmia merupakan kondisi hilangnya kemampuan seseorang untuk mencium bau, bahkan juga dapat menghilangkan kemampuan untuk merasakan makanan. Pada banyak kasus, anosmia disebabkan oleh alergi atau pilek yang sifatnya sementara.
 
Namun, analisis terhadap kasus Corona ringan di Korea Selatan menunjukkan bahwa 30 persen pasiennya kehilangan kemampuan untuk mencium bau (dikonfirmasi menderita anosmia).
 
Seperti yang kita ketahui, batuk, demam tinggi, dan sesak napas merupakan gejala paling umum COVID-19. Untuk mengetahui apakah seseorang yang merasakan gejala tersebut kemungkinan terinfeksi atau tidak tentu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Lantas, adakah cara untuk menguji indera penciuman dan perasa?
 
Mengutip CNN Indonesia, salah satu cara paling mudah untuk menguji indera penciuman dan perasa adalah dengan menggunakan permen jeli berbagai rasa.
 
“Ambil segenggam permen jeli dengan tangan kanan kemudian masukkan ke dalam mulut. Gunakan tangan kiri untuk memegang (memencet) dengan erat sampai tidak bisa mengeluarkan udara,” saran Steven Munger, direktur Center for Smell and Taste Universitas Florida.
 
“Sambil mengunyah, lepaskan tangan kiri. Jika Anda masih bisa mencium bau buah-buahan dari permen jeli tersebut dan mengenali rasanya (misal lemon rasanya asam), maka indera penciuman dan perasa Anda masih berfungsi normal,” tambahnya.
 
 

Share this article?

MUST SEE