CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Mengenal Istilah Doxxing dan Bahayanya

By Eskanisa R

28 September 2020

Jangan dianggap sepele, tindakan ini bisa mengancam keselamatan.

Sumber foto: Pixabay
 
Apakah Anda termasuk orang yang menjadikan dunia maya sebagai tempat untuk mengisolasi diri dari dunia luar? Jika demikian, nampaknya Anda harus lebih berhati-hati dan waspada. Sebab, ancaman kejahatan di dunia maya kian marak terjadi seperti yang satu ini.
 
Doxxing atau doxing merupakan tindakan penyerangan di dunia maya yang melibatkan identitas asli pengguna internet. Penyerangnya mengungkapkan detail seseorang tanpa ada persetujuan dari pemilik identitas sehingga orang lain dapat menargetkan serangan (pelecehan secara verbal).
 
Istilah doxxing sendiri muncul di kalangan peretas era 90-an. Doxxing berasal dari sebuah ungkapan dropping dox yang berarti taktik balas dendam untuk menjatuhkan lawan (peretas) dengan cara membeberkan informasi penting.
 
Sayangnya, saat ini, doxxing digunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab (yang kebanyakan anonim) untuk ‘menghukum’ seseorang karena tindakan, perkataan atau kepercayaan yang tidak sejalan dengan pihak tersebut.
 
Doxxing bisa menyerang siapa saja pengguna internet. Tindakan yang banyak berujung pada persekusi daring tersebut tentu mengkhawatirkan karena bisa menggangu ketenangan hidup hingga mengancam keselamatan pemilik informasi.
 
Alih-alih mengemukakan kebebasan di media sosial yang dianggap sangat subjektif, kebanyakan dari pengguna internet ceroboh dengan informasi yang dibagikan. Singkatnya, pengguna internet seperti sengaja meninggalkan jejak yang bisa digunakan oleh penjahat dunia maya untuk menemukan identitas asli dan melakukan doxxing.
 
Apa yang bisa kita lakukan? Melansir dari heimdalsecurity, jangan login dengan akun Facebook atau Google. Sebagian besar aplikasi atau situs mengharuskan Anda mendaftar menggunakan login Facebook atau Google. Dengan begitu, Anda secara otomatis memberikan informasi yang dilampirkan dalam akun Facebook atau Google termasuk kota tempat tinggal saat ini dan informasi penting lain.
 
Selanjutnya, pastikan Google tidak memiliki informasi pribadi apapun tentang Anda. Apakah mungkin? Cukup google nama Anda, hapus semua informasi yang Anda temukan termasuk akun media sosial yang sudah tidak digunakan. Anda juga bisa melihat riwayat Google Anda dengan mengetik https://myactivity.google.com/myactivity di browser saat masuk kea kun Google.

Share this article?

MUST SEE