CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Mitos dan Fakta Seputar Makanan yang Harus Dihindari saat Menstruasi

By Eskanisa R

16 December 2020

Agar tidak terjebak mitos yang salah kaprah.

Sumber foto: Pexel/rawpixel.com

Banyak perempuan yang hingga saat ini masih mempercayai mitos-mitos seputar menstruasi. Beberapa di antaranya adalah larangan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu seperti di bawah ini. Apakah fakta atau mitos belaka?
 
Makanan Pedas
Anda mungkin pernah mendengar larangan untuk menghindari makanan pedas saat menstruasi. Mengutip penjelasan Beta Sindiana, S.gz pada laman Kompas.com, hal tersebut kembali pada kondisi masing-masing orang. Saat menstruasi, beberapa orang kerap merasakan kembung sehingga mengonsumsi makanan pedas hanya akan menambah ketidaknyamanan. Di samping itu, sebagian orang memiliki usus yang lebih sensitif terhadap pedas sehingga mengonsumsi makanan pedas dapat membuat lambung atau ususnya iritasi sehingga menyebabkan berbagai ganguan pencernaan termasuk sakit perut dan kram.
 
Air Dingin
Tidak sedikit orang beranggapan bahwa air dingin membuat darah (menstruasi) menjadi beku. Fakta atau mitos? Mengutip laman Beautynesia.id, suhu minuman yang masuk ke dalam tubuh akan disesuaikan dengan suhu tubuh. Sehingga tidak bisa membekukan darah di dalam tubuh dan membuat darah (menstruasi) berhenti mengalir.
 
Garam
Makanan dengan kandungan garam yang cukup tinggi membuat perut kembung saat menstruasi, mitos atau fakta? Menstruasi membuat tubuh mengalami perubahan hormon, karena beberapa hormon itulah tubuh mengalami retensi air sehingga menyebabkan perut mudah kembung. Mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi membuat kembung semakin parah. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi menjelang dan saat menstruasi untuk mengurangi berkumpulnya cairan di pembuluh darah dan mengurangi gejala kembung.
 
Minuman Bersoda
Minuman bersoda bisa menyebabkan nyeri perut jika dikonsumsi saat menstruasi, mitos atau fakta? Minuman bersoda memang tidak dianjurkan saat sedang menstruasi sebab kandungan gula yang tinggi dan kafein dapat memperburuk gejala mensturasi seperti kram dan nyeri. Mengutip laman klikdokter.com, kafein bisa mempersempit pembuluh darah termasuk di daerah rahim yang berujung pada nyeri dan kram perut. Sementara gula yang bisa memicu peradangan akan membuat kram perut semakin parah.
 
Minuman Beralkohol
Alkohol memperburuk gejala PMS (premenstrual syndrome), mitos atau fakta? Mengutip laman alodokter.com, alkohol menyebabkan kadar gula dalam darah turun, sehingga membuat seseorang jadi lebih sensitif, mudah marah, kelelahan hingga sakit kepala.
 

Share this article?

MUST SEE