CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Mochi Skin, Tren Kecantikan Baru dan Cara Mendapatkannya

By Eskanisa R

20 January 2021

Tren unik yang terinspirasi dari camilan khas Jepang.

Sumber foto: gettyimages

Beauty enthusiasts
mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah honey skin dan glass skin yang sempat popular. Honey skin merujuk pada tampilan kulit wajah yang lembap dan kenyal, sedangkan glass skin merujuk pada tampilan kulit wajah yang halus seperti tidak ada pori-pori dan bercahaya.
 
Nah, di 2021 ini, mochi skin yang berasal dari Negeri Sakura siap menggeser tren sebelumnya. Sesuai dengan namanya, mochi skin merupakan kondisi kulit tampak lebih lembut, lembap, cerah merona dan sehat seperti bayi layaknya tampilan mochi. Sekilas, mochi skin mirip dengan glass skin, namun kecerahan mochi skin lebih natural (tidak mengilap berlebihan).
 
Lalu, bagaimana cara mendapatkan tampilan mochi skin? Tren yang menyesuaikan gaya perawatan masyarakat Jepang ini terbilang mudah, karena membutuhkan bahan dan peralatan sederhana. Dimulai dengan double cleansing atau membersihkan wajah dengan dua tahap.
 
Tahap pertama, Anda bisa membersihkan wajah menggunakan pembersih berbahan dasar minyak (cleansing oil), susu (milk cleanser), atau air (micellar water). Kemudian, menggunakan sabun pembersih untuk membersihkan sisa makeup atau kotoran yang tidak dapat dibersihkan dengan pembersih di tahap pertama.
 
Selanjutnya, gunakan toner untuk mengembalikan kelembapan kulit yang hilang setelah double cleansing. Setelah memakai toner, untuk memastikan kulit terhidrasi, gunakan hydrating serum dan moisturizer. Agar menyerap secara maksimal, aplikasikan serum dan moisturizer ke seluruh wajah dengan cara ditepuk perlahan.
 
Kunci utama mochi skin adalah kelembapan. Jika dirasa kurang lembap, Anda bisa menggunakan face oil. Yang perlu diingat, beri jeda antara penggunaan setiap produk agar produk bisa meresap sempurna, baru dilanjutkan ke produk berikutnya.
 
Terakhir, yang wajib dilakukan adalah menggunakan sunscreen, baik di ruangan maupun hendak meninggalkan rumah. Sinar ultra violet (UV) merupakan musuh terbesar kulit wajah di mana paparannya bisa menurunkan elastisitas kulit.

Share this article?

MUST SEE