CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Begini Prosedur Naik Pesawat untuk Anak Kecil tanpa Pendamping

By Isny Dewi R

25 August 2020

Prosedur untuk anak kecil yang naik pesawat sendirian (Unaccompanied Minor).

Photo source: farnearorhere.com
 
 
Belum lama ini media sosial dibuat heboh oleh unggahan video yang memperlihatkan seorang anak kecil duduk sendirian di dalam pesawat tanpa didampingi orang tuanya. Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @nova_fauzi itu terlihat seorang anak kecil tertidur, kemudian seorang pramugari membenarkan posisi tidurnya.
 
Diketahui, video tersebut direkam saat penerbangan dari Banjarmasin menuju Jakarta, pada Jumat (24/7/2020). Anak kecil dalam video tersebut dikabarkan bernama Abdurrahman. Sementara dilihat dari seragam yang dikenakan pramugari, diduga kejadian itu berada di penerbangan maskapai Lion Air.
 
Lantas bagaimana prosedur untuk anak kecil yang pergi naik pesawat sendirian? Melansir Kompas.com, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Lion Air group memang memberikan layanan penerbangan untuk anak-anak.
 
“Selama ini, Lion Air Group memiliki dan memfasilitasi layanan Unaccompanied Minor (UM), kategori anak-anak yang bepergian menggunakan pesawat udara dengan tidak ditemani oleh orang tua atau saudara (tanpa pendamping),” ujarnya, dikutip dari Kompas.com. Lion Air menetapkan batasan usia untuk anak-anak yang terbang tanpa pendamping yaitu 6 – 12 tahun.
 
Sementara itu, pemerintah sudah menetapkan peraturan mengenai anak-anak yang naik pesawat sendiri dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PMP) Nomor 185 Tahun 2015. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa anak-anak tanpa pendamping dapat diangkut sebanyak-banyaknya 10 persen dari total kapasitas pesawat yang digunakan per penerbangan. Adapun usia anak yang diperbolehkan terbang tanpa pendamping adalah 6 – 12 tahun.
 
Sementara itu, maskapai yang memberikan layanan untuk anak-anak terbang sendirian wajib:
- Menyediakan petugas yang menangani anak-anak tanpa pendamping (unaccompanied minor) pada proses pre-flight, in-flight, dan post flight, termasuk transit atau transfer.
- Membuat berita acara serah terima dari keluarga yang mengantar kepada petugas, dan dari petugas kepada keluarga yang menjemput.
- Membuat berita acara serah terima antar-petugas pada setiap titik layanan (service point).
- Memberikan pelabelan tanda UM pada penumpang anak-anak tanpa pendamping dan pada bagasi kabin dan tercatat.
 
Danang menambahkan, harus ada orang tua / orang dewasa yang mengantar anak tersebut ke bandara guna mengisi formulir secara lengkap, termasuk mengisi siapa penjemput anak. Nantinya, saat di pesawat mereka akan mendapatkan prioritas tempat duduk di baris bagian depan. Setelah itu, saat pesawat mendarat, kru akan mengantarkan anak tersebut ke petugas darat. Selanjutnya, si anak akan diantar ke penjemput sesuai identitas yang tertera.
 
“UM ini akan mendapatkan tanda khusus yang menyertakan atau menjelaskan bahwa yang bersangkutan adalah terbang tanpa pendamping,” kata Danang.

Share this article?

MUST SEE