CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Sirtfood Diet, Baik untuk Kesehatan?

By Eskanisa R

24 November 2020

Rahasia di balik tren Sirtfood Diet.

Photo source: Emilija Manevska/Getty Images

Pernah mendengar istilah sirtfood diet? Pola diet ini mulai ramai diperbincangkan setelah penyanyi asal Inggris, Adele, menjadi bintang tamu di sebuah acara komedi larut malam, Saturday Night Live (SNL), dengan penampilan yang sangat berbeda. 
 
Transformasi Adele tersebut diketahui berkat sritfood diet yang ia jalani. Mengutip Healthline, sirtfood diet merupakan program yang diinisiasi oleh dua ahli gizi selebriti, Aidan Goggings dan Glen Matten. Program ini berfokus pada kelompok makanan yang masuk ke dalam kategori wonderfoods; pilihan makanan kaya nutrisi seperti cokelat hitam (85 persen kakao), stroberi, blueberi, teh hijau, kedelai, aragula, kale, bawang, kopi, kacang kenari, kunyit, cabai rawit, kurma Medjool, soba, peterseli, minyak zaitun (extra virgin) hingga anggur merah.
 
Dalam penerapannya, program ini mengombinasikan wonderfoods dengan pembatasan kalori guna memicu tubuh untuk memproduksi lebih banyak sirtuin, yakni protein yang mengatur kesehatan sel dan metabolisme agar dapat menurunkan berat badan dengan cepat sekaligus menjaga massa tubuh.
 
Program ini memiliki dua fase yang dilakukan selama tiga minggu. Fase pertama merupakan pembatasan kalori dan memperbanyak jus hijau yang berlangsung selama satu minggu. Tiga hari pertama, asupan kalori dibatasi 1.000 kalori saja atau setara dengan satu kali makan dan tiga jus hijau per hari. Di hari keempat sampai ketujuh, kalori ditingkatkan menjadi 1.500 kalori atau setara dengan dua kali makan dan dua jus hijau per hari.
 
Fase kedua tidak ada batasan kalori yang harus Anda konsumsi per hari. Namun, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi tiga kali makanan penuh dengan kandungan sirtfood dan satu gelas jus hijau per hari yang dijalankan selama dua minggu penuh. Setelah melewati tiga minggu, Anda dianjurkan untuk tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sirtfood dan jus hijau.
 
Meski secara umum pilihan makanan sirtfood bermanfaat bagi kesehatan, namun diet ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes. Karena berisiko mengalami peningkatan kadar gula dalam darah, lantaran jumlah kalori harian yang dibatasi dan harus meminum banyak jus hijau. Di samping itu, hanya mengonsumsi 1.000 – 1.500 kalori per hari juga akan membuat Anda merasa mudah lapar sehingga dapat memengaruhi suasana hati, serta tubuh cepat merasa lelah dan lemas. Jadi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memilih program diet yang akan Anda jalani agar mendapatkan hasil yang optimal.

Share this article?

MUST SEE