CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

7 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C

By Isny Dewi R

12 January 2021

Walaupun gejala kekurangan vitamin C yang buruk bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk berkembang, ada beberapa tanda-tanda yang harus diwaspadai.

Photo source: Pexels
 
 
Vitamin C merupakan nutrisi penting bagi tubuh yang harus dikonsumsi secara teratur untuk mencegah kekurangan. Lalu, apa yang akan terjadi jika tubuh kekurangan vitamin C?
 
Pertama-tama, Anda harus tahu apa yang menyebabkan seseorang bisa kekurangan vitamin C. Faktor risiko paling umum adalah pola makan yang buruk, alkoholisme, anoreksia, penyakit mental yang parah, merokok, dan dialisis. Walaupun gejala kekurangan vitamin C yang buruk bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk berkembang, ada beberapa tanda-tanda yang harus diwaspadai.
 
Berikut tujuh tanda dan gejala kekurangan vitamin C, dilansir dari Healthline:
 
1. Kulit Kasar dan Bergelombang
Vitamin C memainkan peran kunci dalam produksi kolagen, protein yang melimpah di jaringan ikat seperti kulit, rambut, persendian, tulang, dan pembuluh darah. Ketika kadar vitamin C rendah, kondisi kulit yang dikenal sebagai keratosis pilaris dapat berkembang.
 
Dalam kondisi ini, bentuk kulit akan bergelombang di bagian belakang lengan atas, paha atau bokong akibat penumpukan protein keratin di dalam pori-pori.
 
Keratosis pilaris yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C biasanya muncul setelah tiga hingga lima bulan asupan yang tidak memadai dan sembuh dengan suplementasi. Namun, ada banyak penyebab potensial keratosis pilaris lainnya, sehingga keberadaannya saja tidak cukup untuk mendiagnosis kekurangan vitamin C.
 
2. Rambut Tubuh Bengkok
Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan rambut tumbuh dalam bentuk bengkok atau melingkar karena cacat yang berkembang pada struktur protein rambut saat tumbuh.
 
Rambut berbentuk kotrek adalah salah satu tanda khas kekurangan vitamin C tetapi mungkin tidak terlihat jelas, karena rambut yang rusak ini lebih cenderung putus atau rontok. Kelainan rambut sering kali sembuh dalam satu bulan pengobatan dengan jumlah vitamin C yang cukup.
 
3. Folikel Rambut Merah Terang
Folikel rambut di permukaan kulit mengandung banyak pembuluh darah kecil yang memasok darah dan nutrisi ke area tersebut.
 
Ketika tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah kecil ini menjadi rapuh dan mudah pecah, menyebabkan bintik-bintik kecil berwarna merah cerah muncul di sekitar folikel rambut. Ini dikenal sebagai perdarahan perifollicular dan tanda defisiensi vitamin C parah. Mengonsumsi suplemen vitamin C biasanya mengatasi gejala ini dalam dua minggu.
 
4. Kuku Berbentuk Sendok Dengan Bintik atau Garis Merah
Kuku berbentuk sendok dicirikan oleh bentuknya yang cekung dan seringkali tipis dan rapuh. Tanda ini lebih sering dikaitkan dengan anemia defisiensi besi, tetapi bisa juga dikaitkan karena kekurangan vitamin C.
 
Bintik merah atau garis vertikal pada bantalan kuku, yang dikenal sebagai perdarahan serpihan, juga dapat muncul selama defisiensi vitamin C karena pembuluh darah yang melemah dan mudah pecah.
 
Meskipun tampilan visual kuku jari tangan dan kaki dapat membantu menentukan kemungkinan defisiensi vitamin C, perlu diperhatikan bahwa ini tidak dianggap diagnostik.
 
5. Kulit Kering, Rusak
Kulit sehat mengandung banyak vitamin C, terutama di bagian epidermis, atau lapisan luar kulit. Vitamin C menjaga kesehatan kulit dengan melindunginya dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh matahari dan paparan polutan seperti asap rokok atau ozon. Vitamin C juga meningkatkan produksi kolagen, yang membuat kulit tampak montok dan awet muda.
 
Asupan vitamin C yang tinggi dikaitkan dengan kualitas kulit yang lebih baik, sementara asupan yang lebih rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko 10% untuk mengembangkan kulit kering dan keriput.
 
Meskipun kulit kering dan rusak dapat dikaitkan dengan defisiensi vitamin C, hal ini juga dapat disebabkan oleh banyak faktor lain, sehingga gejala ini saja tidak cukup untuk mendiagnosis defisiensi.
 
6. Mudah Memar
Memar terjadi ketika pembuluh darah di bawah kulit pecah, menyebabkan darah bocor ke area sekitarnya. Mudah memar adalah tanda umum kekurangan vitamin C karena produksi kolagen yang buruk menyebabkan pembuluh darah lemah.
 
Memar terkait defisiensi dapat menutupi area tubuh yang luas atau tampak seperti titik-titik ungu kecil di bawah kulit. Mudah memar sering kali merupakan salah satu gejala defisiensi vitamin C yang pertama dan harus memerlukan penyelidikan lebih lanjut terkait kadar vitamin C dalam tubuh.
 
7. Proses Penyembuhan Luka Cukup Lama
Karena kekurangan vitamin C memperlambat laju pembentukan kolagen, hal itu menyebabkan luka sembuh lebih lambat. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan ulkus kaki kronis dan tidak sembuh secara signifikan lebih mungkin kekurangan vitamin C daripada mereka yang tidak mengalami ulkus kaki kronis.
 
Dalam kasus defisiensi vitamin C yang parah, luka lama bahkan dapat terbuka kembali, meningkatkan risiko infeksi. Penyembuhan luka yang lambat adalah salah satu tanda defisiensi yang lebih lanjut dan biasanya tidak terlihat sampai seseorang mengalami defisiensi selama berbulan-bulan.

Share this article?

MUST SEE