CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Tidak Semangat Kerja? Waspada Burnout Syndrome!

By Eskanisa R

31 August 2020

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berujung pada depresi.

Sumber foto: iNSAMER
 
Merasa tidak bersemangat dan selalu kelelahan saat bekerja belakangan ini? Bisa jadi Anda mengalami burnout syndrome.
 
Dilansir dari hellosehat, burnout syndrome merupakan kondisi di mana seseorang merasa stres berat dengan pekerjaannya. Sindrom ini terlihat saat seseorang sudah mulai merasa sangat lelah secara fisik dan emosional sehingga memengaruhi kinerja dalam waktu yang tidak sebentar.
 
Sindrom stres kerja ini mulai muncul saat seseorang merasa sulit berkonsentrasi, tidak bergairah menyelesaikan pekerjaan, ceroboh dan mulai lupa, kurang istirahat dan putus asa karena merasa tidak ada orang lain yang bisa membantu menyelesaikan pekerjaannya. Gejala emosional tersebut biasanya diikuti dengan gejala fisik seperti masalah pencernaan.
 
Jika sudah begitu, sindrom stres kerja ini tidak lagi bisa dianggap normal dan sama seperti stres biasa yang memang wajar terjadi dalam sebuah pekerjaan. Dengan kata lain, sindrom stres kerja muncul akibat stres berkepanjangan yang berakibat pada menurunnya performa kerja.
 
Burnout syndrome bahkan bisa membuat seseorang merasa muak dengan pekerjaannya dan cenderung mengasingkan diri dari lingkungan. Meski dampaknya juga berbeda-beda pada setiap orang, namun hal pertama yang akan dirasakan saat mengalami kondisi ini adalah kelelahan dalam waktu yang lama disertai sakit kepala dan mual sehingga sulit untuk beristirahat di malam hari.
 
Di pagi hari, saat harus bekerja, penderita merasa malas dan tidak bersemangat (hilangnya motivasi untuk menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya di kantor). Meski berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan, ada kecenderungan dirinya merasa pekerjaan tersebut tidak berarti.
 
Lalu, bagaimana caranya agar dapat terhindar dari burnout syndrome? Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan membagi waktu, tenaga, dan pikiran dalam melakukan suatu pekerjaan sesuai kapasitas diri. Jika merasa tidak mampu, jangan ragu untuk membicarakannya dengan atasan Anda. Dengan menolak bukan berarti tidak profesional, melainkan tahu batasan antara pekerjaan dan kemampuan diri.
 
Jika Anda mengalami burnout syndrome berkepanjangan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya.
 

Share this article?

MUST SEE