CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Tidak Semua Air Galon Aman Diminum, Ini Tandanya

By Eskanisa R

14 September 2020

Cek kembali saat membeli.

Sumber foto: Pixabay
 
Banyak masyarakat yang lebih memilih mengonsumsi air mnum galon daripada merebus sendiri. Meski terbilang praktis, ternyata tidak semua air galon layak dikonsumsi mengingat air juga bisa terkontaminasi zat kimia berbahaya. Berikut ciri air galon yang tidak layak konsumsi.

1. Volume Berkurang
Cara paling sederhana adalah memeriksa volumenya. Jika volume air galon sesuai dengan standar maka air tersebut layak dan baik untuk dikonsumsi. Namun, jika volume air dalam galon berkurang saat Anda membelinya, kemungkinan ada kebocoran yang membuat air dalam galon terkontaminasi dengan partikel luar.

2. Perubahan Warna
Air galon yang layak dan baik dikonsumsi harusnya jernih, tidak berwarna sama sekali. Namun, jika didapati kotoran atau warnanya keruh, maka bisa dipastikan air galon tersebut tidak layak dikonsumsi. Warna keruh umumnya disebabkan oleh partikel mikroba yang tidak bisa dilihat jelas dengan mata telanjang.

3. Terpapar Sinar Matahari
Reaksi kimia akibat paparan sinar matahari pada permukaan galon secara langsung bisa memengaruhi kualitas air. Sinar ultraviolet (UV) mampu mendegradasi polimer dalam plastik. Rantai monomer sebagai pembentuk polimer dapat terputus sehingga struktur (polimer) rapuh dan bercampur dengan air minum. Air yang sudah tercemar akan memiliki rasa aneh dan berbau.
 
 

Share this article?

MUST SEE