CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

Tips Merawat Tanaman dalam Pot

By Isny Dewi R

14 January 2021

Tips merawat tanaman menggunakan pot.

Photo source: Pexels
 
 
Sejatinya, sebagian besar tanaman tidak mudah terpengaruh oleh jenis pot yang digunakan sebagai wadah mereka tumbuh. Karena yang paling dibutuhkan tanaman adalah ruang yang cukup untuk akarnya menyebar dan lubang drainase yang baik untuk mengalirkan kelebihan air.
 
Pot sendiri terbuat dari berbagai bahan, seperti keramik, terakota, plastik, dan kayu. Pot dengan bahan terakota cenderung akan lebih cepat mengering dibandingkan pot plastik atau keramik, sehingga harus lebih sering menyiram. Jika Anda baru membeli pot terakota, disarankan untuk merendamnya di dalam ember berisi air selama satu atau dua hari, agar pot lebih lembap sebelum diisi tanah.
 
Melansir Better Homes & Gardens, beberapa pot plastik ada yang membutuhkan lubang drainase dengan cara dibor pada bagian bawahnya. Karena lubang harus memiliki lebar sekitar setengah inci agar tidak menyumbat tanah, dan membuat air sulit mengalir.
 
Agar tanaman dalam pot dapat tumbuh dengan baik, berikut tips yang dapat Anda gunakan.
 
  1. Pilihlah Tanah yang Tepat
Isi wadah Anda dengan tanah komersial berkualitas. Jangan ggunakan tanah yang berasal dari kebun, karena jika kering tanah tersebut akan mengeras dan menjadi massa yang kokoh. Tanah pot yang berkualitas mengandung lumut gambut, kompos, perlit, vermikulit, atau pupuk kandang yang membusuk.
 
  1. Pilih Tanaman yang Sehat
Semua jenis tanaman mungkin bisa ditanam di dalam pot. Sebagian besar orang suka menanam bunga, sayuran, atau tumbuhan lainnya di teras rumah. Yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah mengetahui tanaman yang Anda pilih dapat tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari atau dalam keadaan teduh.
 
Selain itu, pisahkan pot untuk tanaman yang membutuhkan sinar matahari dengan tanaman yang membutuhkan keteduhan. Seperti petunia, kalibrachoa, geranium, dan verbena yang menyukai sinar matahari, serta beberapa tanaman tahunan yang baik untuk naungan seperti begonia, caladium, impatiens, dan Torenia. Sementara untuk sayuran dan herba, semuanya membutuhkan sinar matahari penuh.
 
  1. Tanam Berlapis
Untuk tampilan berlapis yang cantik, pastikan Anda memasukkan tanaman yang tinggi dan mencolok (thriller), tanaman berukuran sedang yang lebat (pengisi), dan tanaman yang sedang mekar (spiller) di dalam pot. Pilih varietas yang saling melengkapi baik dari segi warna maupun bentuk daun. Ada banyak tanaman yang lebih dihargai karena daunnya yang indah dibanding bunganya.
 
  1. Penyiraman
Tanaman yang ditanam di dalam pot harus lebih sering disiram dibandingkan tanaman yang ditanam di kebun. Siram saat permukaan tanah terasa kering saat disentuh. Selama musim panas, tanaman mungkin harus disiram setiap hari. Hal ini juga berlaku untuk tanaman dalam pot gantung yang lebih cepat mengering karena diterpa angin.
 
Agar tidak kerepotan, Anda bisa menggunakan kaleng penyiram, selang taman, atau memasang sistem irigasi tetes dengan pengatur waktu yang dapat menyiram tanaman secara otomatis setiap hari.
 
  1. Beri Pupuk secara Teratur
Untuk menjaga tanaman tumbuh subur sepanjang musim panas, Anda harus memupuknya. Beberapa tanah pot ada yang sudah tercampur dengan pupuk lepas-lambat, tetapi akan lebih baik jika Anda menambahkannya dengan beberapa tetes pupuk cair setiap kali Anda menyiramnya.

Share this article?

MUST SEE