CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo
FYI

Waspadai Penyakit yang Menyerang Selama Musim Pancaroba

By Eskanisa R

12 October 2020

Penyakit ini bisa menyerang anak-anak dan dewasa.

Sumber foto: Pixabay
 
Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau yang dikenal dengan musim pancaroba terbukti meningkatkan munculnya beberapa penyakit di bawah ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Chikungunya
Penyakit musiman yang gejalanya mirip seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) ini juga disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Di beberapa kasus, chikungunya tidak menimbulkan gejala apapun, namun umumnya penderita akan mengalami beberapa gejala seperti demam (suhu tubuh mencapai 39 derajat Celcius), nyeri pada otot dan sendi, sakit kepla, mual, lemas dan muncul ruam kemerahan di sekujur tubuh.
 
Gejala tersebut biasanya timbul setelah 3 – 7 hari penderita digigit nyamuk dan akan membaik dalam waktu satu minggu. Meski dapat sembuh dengan sendirinya, nyeri yang dirasakan bisa bertahan hingga beberapa bulan. Namun, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri saat gejala muncul agar mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Diare
Meski tergolong penyakit yang bisa terjadi kapan saja, penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus ini meningkat saat musim pancaroba. Dehidrasi merupakan gejala paling umum saat seseorang terserang diare dan diikuti oleh gejala lain seperti mual, muntah, hilang nafsu makam, feses lembek bahkan cenderung cair dan nyeri kepala.
 
Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk rajin mencuci tangan terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet dan setelah batuk atau bersin dengan sabun dan air bersih, minum air matang, dan mengonsumsi makanan yang dimasak atau matang sempurna.

3. Asma
Salah satu penyebab asma adalah udara dingin karena pengidap asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif, menyadur dari laman halodoc. Asma merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat dikendalikan dengan menerapkan pola hidup sehat seperti olahraga teratur dan mengonsumsi makanan seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh. Di samping menerapkan pola hidup sehat, pengidap asma juga disarankan untuk menggunakan inhaler dan obat yang direkomendasikan oleh dokter untuk meredakan gejala asma saat kambuh.

Share this article?

MUST SEE