CheckInJakarta Logo CheckInJakarta Logo

WHO Rilis Chatbot untuk Perangi Hoax Seputar COVID-19

By Isny Dewi R

05 October 2020

WHO belum lama ini merilis fitur chatbot di Facebook Messenger untuk memberantas hoax atau misinformasi seputar COVID-19.

Photo source: Pixabay
 
 
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO belum lama ini merilis fitur chatbot di Facebook Messenger untuk memberantas hoax atau misinformasi seputar COVID-19. Langkah ini melanjutkan upaya WHO yang sudah lebih dulu meluncurkan akun chatbot WhatsApp pada Maret 2020.
 
"Layanan perpesanan ini menyediakan berita dan informasi terkini mengenai virus corona, termasuk rincian gejala dan bagaimana orang bisa melindungi diri mereka dan orang lain," tulis WHO dalam laman resminya.
 
Selain itu, layanan ini juga memberikan laporan situasi dan statistik secara real-time untuk membantu para pembuat keputusan dalam menciptakan kesehatan masyarakat. Dengan chatbot di WhatsApp dan Facebook Messenger serta saluran komunikasi lainnya, layanan WHO ini dapat menjangkau sekitar 4,2 miliar orang di seluruh dunia.
 
Layanan interaktif itu dapat diakses melalui laman resmi WHO di Facebook dengan memilih "Kirim Pesan" atau melalui tautan messenger khusus. Sementara itu, chatbot WhatsApp bisa diakses melalui tautan Chatbot WhatsApp WHO. Pengguna tinggal mengetik “hi” untuk mengaktifkan percakapan, atau menu opsi untuk membantu menjawab pertanyaan masyarakat tentang COVID-19.
 
 
"Tujuan WHO adalah menjangkau sebanyak mungkin orang dengan informasi kesehatan yang andal melalui teknologi digital inovatif. Informasi ini sangat kuat dan dapat membantu menyelamatkan nyawa selama pandemi ini,” ujar Director-General WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari laman resmi WHO.
 
Setelah menggunakan chatbot WHO, pengguna akan menerima berita dan informasi terbaru langsung dari WHO. Pengguna juga akan mendapatkan informasi akurat tentang cara melindungi diri dan menguji pengetahuan masyarakat tentang virus corona melalui kuis interaktif untuk membantu memecahkan mitos. Tujuan lain layanan ini adalah untuk melawan misinformasi.

Share this article?

MUST SEE