< Tips

3 Usaha Sampingan untuk Pegawai Kantoran

3 Usaha Sampingan untuk Pegawai Kantoran

Tips

Semakin hari kebutuhan hidup semakin bertambah. Namun, hal tersebut tidak diimbangi dengan penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya. Alasan ini banyak digunakan oleh pegawai kantoran untuk mencari tambahan pundi-pundi penghasilan, bisa jadi Anda salah satunya.

Jam kerja yang kebanyakan tidak fleksibel di mana mengharuskan Anda berada di kantor selama delapan jam membuat impian tersebut hilang begitu saja. Padahal di zaman serba canggih seperti sekarang ini, ada banyak sekali pekerjaan tambahan yang dapat Anda lakukan tanpa harus mengganggu pekerjaan utama Anda di kantor. Apa saja?

1. Marketing Properti

photo source: pixabay.com

Tidak perlu modal besar untuk menjadi marketing properti. Yang Anda butuhkan hanyalah keinginan kuat dan pantang menyerah meski mengalami penolakan bertubi-tubi. Apabila Anda termasuk orang yang mau bekerja keras, besar kemungkinan Anda dapat meraih keuntungan besar dari usaha sampingan ini.

Membuat daftar properti yang akan dijual merupakan hal utama yang wajib Anda lakukan. Isi waktu luang setelah makan siang untuk membuat daftar tersebut. Daftar tersebut yang akan Anda jual kepada calon konsumen. Buat daftar sebanyak-banyaknya, semakin banyak daftarnya, semakin besar juga peluang Anda untuk mendapatkan transaksi.

Setelah membuat daftar, jangan lupa beriklan, baik secara offline seperti banner atau online. Jalin kerjasama dengan notaris dan pihak bank untuk membantu Anda mengurus legalitas transaksi jual beli.  

2. Berhubungan dengan hobi

photo source: pixabay.com

Setiap orang pasti memiliki satu, dua atau bahkan lebih hobi yang saat ini tengah digeluti. Misalnya, Anda gemar mengabadikan momen menarik melalui lensa kamera, tidak ada salahnya mencicipi keuntungan di bidang fotografi.

Bermodalkan kamera dan bakat di bidang memotret, Anda dapat menekuni profesi freelance photographer di sela-sela pekerjaan utama Anda. Ketahui genre fotografi Anda, apakah wedding, street style, wildlife, landscape, photojournalism, macro, fashion atau still life.

Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli segudang alat canggih yang mahal, sebab sekarang tersedia banyak penyewaan kamera beserta peralatan penunjangnya dengan harga terjangkau.

Modal lain yang Anda perlukan untuk menekuni usaha ini adalah portofolio yang bagus, agar calon klien tertarik untuk menggunakan jasa Anda. Kelebihan lain menjadi seorang freelance photographer adalah menentukan harga sendiri sehingga keuntungan yang didapat lebih maksimal.

3. Guru les

photo source: pixabay.com

Les privat kini diminati banyak orang tua, selain dianggap sebagai metode yang lebih efektif untuk belajar, pemahaman anak diharapkan dapat meningkat sekaligus menambah skill pada mata pelajaran yang digemari.

Ternyata, bukan hanya anak-anak saja yang butuh jasa guru les. Orang dewasa pun demikian, terutama untuk bidang-bidang yang memang mereka geluti, seperti piano, renang atau bahasa asing.

Siapkan materi pelajaran yang Anda berikan kepada siswa, dengan kata lain gunakan modul untuk mempermudah proses belajar. Ritmenya dapat ditentukan sendiri oleh Anda, cepat atau lambatnya proses belajar bergantung pada hambatan yang Anda hadapi. Aplikasikan metode dan gaya mengajar unik, seperti identifikasi dan pencarian solusi suatu masalah (mata pelajaran) sehingga siswa dapat dengan mudah mengerti.