< Technology

4 Kesalahan yang Biasa Terjadi Saat Mengisi Baterai Smartphone

4 Kesalahan yang Biasa Terjadi Saat Mengisi Baterai Smartphone

Technology

Mengisi daya atau baterai smartphone memang terkesan mudah, namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Jika hal ini diabaikan, bukan tak mungkin smartphone Anda akan mengalami kerusakan.

Setidaknya, ada empat kesalahan yang biasa dilakukan para pengguna smartphone saat mengisi daya. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Membiarkan Smartphone Kehabisan Baterai
Tak sedikit pengguna yang membiarkan smartphone mereka mati karena kehabisan daya. Smartphone umumnya menggunakan baterai jenis Li-ion. Jika menunggu hingga persentase baterai 0, hal ini justru bisa memperpendek umur baterai tersebut. 

Perlu diketahui, baterai Li-ion dirancang untuk berkinerja baik pada kapasitas 30-80 persen. Maka, saat kapasitas baterai di bawah 30 persen, Anda dianjurkan untuk segera mengisinya tanpa harus menunggu hingga 0 persen. Dan saat baterai sudah terisi 80 persen, lebih baik segera dihentikan pengisiannya.

2. Casing Smartphone Tidak Dilepas
Bagian dari tegangan baterai sebenarnya berasal dari temperatur, sehingga wajar saja jika smartphone akan menjadi panas saat sedang diisi dayanya. Nah, melepaskan casing saat sedang mengisi daya ternyata dapat membuat smartphone dan muatan baterai berada di suhu yang wajar.

Anda juga disarankan agar tidak mengisi daya pada suhu smartphone yang ekstrim, yakni di atas 35ºC, karena dapat merusak baterai secara permanen. Untuk itu, lepaskan casing smartphone saat ingin mengisi daya, agar panas pada bodi smartphone dapat menguap.

3. Tak Memperhatikan Tempat Saat Mengisi Daya
Mengisi daya smartphone di sembarang tempat ternyata dapat menimbulkan bahaya. Jika Anda meletakkan smartphone di tempat yang panas, otomatis suhu ponsel pun ikut meningkat.

Di sisi lain, menempatkan smartphone di area dengan suhu sangat rendah seperti di bawah AC juga dapat menimbulkan masalah. Untuk itu, saat ingin mengisi daya, carilah tempat yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

4. Menggunakan Sembarang Charger
Charger atau alat untuk mengisi daya biasanya bersifat universal. Artinya satu charger bisa dipakai untuk mengisi daya hampir semua ponsel. Meski bisa digunakan, namun tidak semua charger cocok dipakai di semua ponsel. Jika tidak cocok, biasanya akan memakan waktu yang lama saat pengisian daya, bahkan terkadang dapat membuat smartphone Anda mengalami lag. Jadi, gunakanlah selalu charger asli bawaan dari produk smartphone yang Anda miliki. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda!