< Business

5 Cara Jitu Membangun Brand Awareness

5 Cara Jitu Membangun Brand Awareness

Business

Berbicara tentang restoran cepat saji, sebagian besar orang akan langsung teringat dengan restoran yang identik dengan logo huruf M berwarna kuning dengan latar belakang berwarna merah. Hal ini terjadi karena restoran tersebut telah berhasil dalam membangun brand awareness atau keawasan merek.

Membangun merek bisnis dan mengenalkannya ke masyarakat luas bukanlah perkara mudah dan harus dilakukan dengan cara khusus. Lalu, cara apa yang bisa dilakukan para pebisnis untuk dapat membangun brand awareness?

1. Buat Keterikatan dengan Bercerita
Buatlah cerita yang dapat membuat calon konsumen merasa ada keterikatan secara emosional dengan produk Anda.

Sebagai contoh, Anda berencana mengiklankan sepatu olahraga. Calon konsumen tidak hanya sekadar memperhatikan desain, harga, atau warna, tetapi juga ‘karakter’ sepatu tersebut. Oleh karena itu, Anda bisa memperkenalkan produk tersebut dengan sifat-sifat yang berhubungan dengan calon konsumen, seperti aktif, dinamis, dan trendi.

Saat keterikatan emosional antara konsumen dan produk sudah terbangun, perlahan merek Anda akan mulai dikenal dan diminati.

2. Tidak Mudah Terpengaruh
Saat membangun produk, usahakan untuk tidak mudah terpengaruh tren atau produk pesaing. Calon konsumen bisa saja lebih jeli dan menilai produk Anda hanyalah follower dari produk lain yang sudah lebih dulu terkenal.

3. Beri Nilai Tambah
Apapun usaha yang Anda bangun, pesaing bisnis akan selalu ada. Namun Anda tidak perlu khawatir! Hal itu justru akan membuat Anda merasa tertantang untuk lebih kreatif dan berinovasi dalam menciptakan sebuah produk yang unik dan berbeda dari lainnya.

4. Buat Layanan Pelanggan
Meskipun skala bisnis Anda masih kecil, buatlah layanan pelanggan atau customer care. Dengan cara ini, konsumen akan merasa lebih dihargai dan diperhatikan.

Menurut laporan dari Aberdeen Group, terungkap bahwa perusahaan yang memiliki layanan pelanggan tumbuh 7,5% setiap tahun. Sedangkan perusahaan tanpa layanan pelanggan, hanya mengalami pertumbuhan 2,9%.

5. Buat Toko Offline
Jika bisnis Anda selama ini hanya bergerak di dunia online dan sudah cukup sukses, kini saatnya merambah ke ‘jalur’ offline. Jangan lupakan eksistensi produk Anda di dunia nyata. Karena biasanya saat sebuah produk online telah populer, banyak konsumen yang meminta untuk membuka toko fisik atau offline.

Hal ini juga menjadi peluang besar untuk membangun brand awareness, karena bisa saja banyak orang yang belum mengenal produk Anda yang sebelumnya hanya dijual secara online.