< FYI

5 Cara Menjadi Penumpang Pesawat yang Baik

5 Cara Menjadi Penumpang Pesawat yang Baik

FYI

Musim panas adalah waktu tersibuk bagi wisatawan di seluruh dunia. Para pelancong ingin sekali segera tiba di destinasi mereka, berpotensi mengarah ke beberapa interaksi yang kurang menyenangkan. Sekarang ini, rasa takut akan terbang dapat disebabkan oleh kekhawatiran akan hal-hal yang mungkin terjadi selama penerbangan, baik itu bertemu penumpang yang sakit, kehilangan barang bawaan, dikelilingi teman duduk yang mabuk, cekcok dengan pramugari, atau dibuat kesal oleh penumpang yang suka menendang kursi.

Banyak orang yang masih tidak mengerti untuk bisa menjaga etika selama penerbangan. Berikut adalah beberapa sikap yang harus Anda miliki selama berada di pesawat.

1. Menyimak
Menyadari sekeliling Anda dapat membantu mempercepat proses keamanan dan boarding. Simpan dulu ponsel Anda, dan tetap waspada sehingga jalur keamanan dan antrian boarding bisa terus berjalan. Ini juga berarti Anda harus mengetahui betul kapan seharusnya minum sebelum pemeriksaan serta mengambil semua perangkat elektronik dan segala bentuk cairan yang Anda bawa.

2. Ketahui Apa yang Tidak Boleh Dilakukan
Dalam ruangan yang terbatas, setiap apapun yang dirasakan dapat dengan cepat menjadi penyebab kekacauan. Bau adalah penyebab paling besar keributan yang terjadi di pesawat.

Jika penerbangan terjadi selama waktu makan, pertimbangkan untuk makan sebelum atau sesudah penerbangan atau membawa makanan yang tidak begitu mengeluarkan bau. Burger dan kentang goreng cepat saji memang terlihat menggiurkan, akan tetapi bau makanan bahkan yang lezat sekalipun jarang dinikmati oleh sesama penumpang. Membawa makanan yang tidak begitu mengeluarkan bau tentuya tidak akan membuat penumpang lain melirik Anda atau yang lebih buruk meledek Anda.

Jangan banyak bicara kepada orang yang kurang tertarik untuk mendengarnya. Perhatikan isyarat seperti hanya menanggapi ala kadarnya atau tidak menanyakan. Dan jika teman duduk Anda mulai menggunakan headphone, jangan tersinggung! Anggaplah itu kesempatan untuk membaca atau menonton film di sistem hiburan yang disediakan di pesawat.

Jika penerbangan Anda pagi sekali atau larut malam, cobalah untuk tidak banyak bersuara dan membuat bising, karena bisa saja ada penumpang lain yang ingin tidur.

3. Duduk dengan Tertib
Karena kursi yang tidak begitu lebar, mudah untuk merasa teritorial dan bahkan mencoba mengklaim sedikit lagi. Tetapi ingat bahwa semua orang di pesawat mungkin merasakan hal yang sama, dan tidak perlu Anda egois hingga melupakan hak mereka.

Pada maskapai penerbangan dengan kebijakan tempat duduk terbuka, mungkin tidak mudah menempati kursi untuk Anda atau teman perjalanan Anda. Keluarga dengan anak kecil harus duduk bersama. Dan jika pramugari meminta Anda pindah untuk mengakomodasi keluarga atau penumpang dengan kebutuhan khusus, cobalah untuk pengertian. Pergi dengan keluarga? Ingat untuk selalu menjaga anak Anda. Anak umur di bawah 10 tahun harus duduk di sebelah Anda agar dapat mengawasinya.

4. Jaga Selalu Kebersihan
Berpenampilan bersih saat akan melakukan penerbangan memang terkesan sepele, namun sebenarnya itu merupakan salah satu sikap sopan kepada sesama penumpang. Tapi kebersihan harus dilakukan sebelum penerbangan, bukan saat sedang dalam perjalanan. Menggunting kuku di meja nampan di depan Anda tentu bukan sikap yang baik. Kursi Anda bukan kursi salon pribadi Anda.

Bersikap sopan saat sedang di kamar kecil. Ketika Anda harus bangun dari kursi tengah atau jendela, pertimbangkan penumpang di sebelah Anda. Cobalah untuk merencanakan layanan makan dan tidur saat ingin ke toilet. Bangun dan regangkan kaki Anda dan gunakan ruang kecil saat tidak merepotkan orang di sekitar Anda.

5. Bersikap Rasional
Tidak ada yang lebih buruk dari cekcok di pesawat. Bahkan dalam situasi yang sudah menjengkelkan sekalipun, penting untuk mencoba tetap tenang dan rasional.

Jika ada insiden selama penerbangan, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang. Kedua, hentikan jika Anda bisa, dan biarkan awak pesawat yang menangani situasinya. Entah itu argumen atau pertengkaran fisik, yang jelas jawaban pertama bukanlah merekam momen tersebut dengan ponsel Anda.

Perlu juga untuk diingat, jangan melakukan hubungan seks atau melakukan tindakan seksual saat sedang dalam penerbangan.