< FYI

5 Cara Terhindar dari Hutang di Usia Muda

5 Cara Terhindar dari Hutang di Usia Muda

FYI

Akhir masa remaja atau awal usia 20-an merupakan saat di mana hidup Anda mengalami masa peralihan, dari yang sebelumnya masih bergantung pada orang tua, kini mulai mencoba mandiri. Dari situ lah, lalu datang kemandirian finansial. Anda mulai belajar bagaimana caranya untuk menyeimbangkan sewa, tagihan, belanja kebutuhan, dan pengeluaran lainnya yang diduga-duga. Hal tersebut lah yang akhirnya banyak membuat mereka jatuh ke jeratan hutang yang dapat mengganggu selama bertahun-tahun.

Generasi milenial ini lah yang biasanya menjadi target oleh pemberi pinjaman kredit, menawarkan fasilitas kredit dengan bunga tinggi seperti kartu kredit, kartu khusus department store dan pinjaman. Biasanya mereka sering membujuk dengan mengatakan kartu kredit bisa digunakan sebagai pengaman saat situasi darurat. Tapi kenyataannya, kartu kredit justru menambah pengeluaran sangat cepat, membebani peminjam dengan utang berbunga tinggi.

Beberapa saran sederhana berikut mungkin dapat membantu Anda yang masih muda agar bisa hidup bebas utang dan bebas stress dilansir dari Cermati.

1. Siapkan Anggaran Tak Terduga
Mobil Anda bisa saja tiba-tiba rusak, atau hewan peliharaan Anda tiba-tiba sakit. Sebisa mungkin selalu siapkan anggaran tambahan untuk hal-hal tak terduga yang bisa saja akan terjadi di kemudian hari. Saat menyusun anggaran, sisihkan 15% dari penghasilan Anda sebagai biaya tak terduga.

2. Hidup Sederhana
Barang-barang mewah memang membawa kesenangan saat memilikinya, namun ini hanya sementara. Mulai dari pakaian mahal atau gawai terbaru yang harganya selangit, dibeli hanya untuk meningkatkan kepuasan atau gengsi semata.

Itu sebabnya lebih baik berinvestasi dalam melakukan sesuatu daripada memiliki sesuatu. Anda tidak harus menjalani gaya hidup yang sangat sederhana, namun paling tidak mengurangi kemewahan yang tidak perlu. Jika ini dilakukan, tidak hanya akan menyelamatkan Anda dari tumpukan utang, tetapi juga membiasakan Anda untuk hidup lebih sederhana, hidup pun lebih bebas.

Beberapa hal menyenangkan dalam hidup bisa didapatkan tanpa harus mengeluarkan uang. Anda tidak bisa membeli kebersamaan yang hangat, tertawa atau bersenang-senang dengan orang terdekat. Siapa pun yang mengklaim bahwa Anda tidak dapat bersenang-senang tanpa mengeluarkan uang, mungkin justru mereka lah yang tidak menyenangkan. Beberapa kebahagiaan dalam hidup bisa didapatkan murah atau bahkan gratis.

3. Hindari Kartu Kredit
Anda mungkin berpikir memiliki kartu kredit adalah ide terbaik untuk keadaan darurat atau untuk meningkatkan reputasi terhadap beberapa layanan kartu kredit lainnya. Sekalipun tujuan awal Anda baik, kenyataannya saat Anda sudah memiliki kartu kredit justru jarang digunakan untuk tujuan baik, dan godaan untuk membelanjakannya selalu ada.

Perusahaan kartu kredit akan membuat nasabahnya gemar berutang, terutama bagi mereka yang masih muda. Biasanya beberapa perusahaan mengiming-imingi bunga yang rendah dan jangka waktu pembayaran yang panjang. Pemberi pinjaman kredit akan membujuk agar bersedia memiliki kartu kredit dengan mengatakan kartu kredit akan menjadi penolong Anda saat situasi darurat terjadi.

4. Simpan Uang untuk Hal yang Benar-benar Anda Inginkan
Zaman sekarang, hampir semua hal bisa dibeli dengan kredit. Ini biasanya melibatkan pembayaran kecil bulanan selama bertahun-tahun, hingga akhirnya meningkatkan bunga secara besar-besaran. Hal ini nampaknya sangat mudah dikelola, tapi satu pembayaran kecil ditambah pembayaran kecil lain, dan yang lainnya lagi, maka akan semakin menambah pengeluaran. Tak lama kemudian, pendapatan Anda menyusut ke jumlah yang sangat kecil sehingga Anda hampir tidak mampu membeli sesuatu yang benar-benar dibutuhkan atau diinginkan.

5. Buat Rekening Lebih
Berpegang pada anggaran seringkali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Salah satu cara termudah untuk mengatur pengeluaran adalah dengan memiliki akun khusus untuk gaji Anda, dan akun terpisah untuk membayar ini-itu, lalu mengatur jumlah yang ditetapkan untuk disimpan di rekening khusus pengeluaran (baik bulanan, mingguan, bahkan harian), agar Anda dapat melacak keuangan dengan mudah tanpa pengeluaran berlebihan.