< Business

5 Ide Usaha Menjanjikan Saat Musim Hujan

5 Ide Usaha Menjanjikan Saat Musim Hujan

Business

Di musim hujan seperti ini ada berbagai jenis usaha yang dapat Anda tekuni. Meski musiman, usaha ini cukup menjanjikan keuntungan yang besar jika Anda dapat memaksimalkannya dengan baik. Berikut ide usaha modal kecil saat musim hujan.

1. Budidaya Jamur

photo source: http://agromedia.net/

Saat ini masih sedikit masyarakat yang melihat budidaya jamur tiram sebagai sebuah peluang usaha. Jamur tiram sendiri cukup mudah dibudidayakan, sebab jamur tersebut dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.

Pemilihan bibit tentu bukan perkara mudah, pilih bibit yang benar-benar berkualitas agar hasil budidayanya maksimal. Caranya, dengan membeli bibit berkualitas pada instansi penyedia bibit tersertifikasi.

Media tanam yang dapat digunakan dirumah merupakan kombinasi beberapa bahan, yakni serbuk kayu bekas gergaji, bekatul, kapur CaCo3 dan air. Untuk membuat 100 media budidaya jamur tiram, sedikitnya membutuhkan 80 kg serbuk kayu bekas gergaji, 3 kg kapur, 10 – 15 kg bekatul dan air 60%. Indikator baglog atau medianya sudah tercampur rata adalah jika digengam tidak meneteskan air dan saat dilepas tidak pecah.

Fermentasi media juga perlu dilakukan selama 5 – 10 hari, agar terjadi proses pelapukan dan pengomposan sekaligus mematikan jamur liar pengganggu. Jika sudah siap digunakan, bahan (baglog) berwarna coklat kehitaman.

Setelah difermentasi, media dimasukkan ke dalam kantong plastik jenis polipropile, dipadatkan seperti botol. Pada bagian atas dipasang ring dan disumbat dengan kapas kemudian ditutup agar air tidak masuk ke dalam.

Dilanjutkan dengan proses strelisasi (kukus) dalam waktu 8 – 10 jam dengan suhu 95 – 110 derajat celcius. Sebelum masuk proses inkubasi, media (baglog) yang sudah steril diinkubasi selama 24 jam. Tujuannya agar ditumbuhi miselium, pembentuk tubuh jamur.

2. Jual Perlengkapan Hujan

photo source: https://news.okezone.com/

Payung dan jas hujan, dua barang yang paling banyak diburu saat musim hujan. Modal untuk usaha ini tidak terlalu banyak. Anda bisa membuka lapak kecil di pinggir jalan yang lokasinya dilewati banyak orang, terutama pengendara motor. Anda juga dapat melengkapi variannya dengan kanebo, sepatu bot serta masker. Harga murah, produk berkualitas dan gencar promosi, terutama online merupakan kunci kesuksesan usaha musiman satu ini.

3. Makanan dan Minuman Hangat

photo source: http://www.bintang.com/

Musim yang identik dengan cuaca dingin ini membuat banyak orang mencari sesuatu yang dapat menjaga badannya tetap hangat. Hal tersebut dapat Anda manfaatkan untuk menjual makanan dan minuman penghangat badan. Anda bisa mendirikan warung kopi sederhana di pinggir jalan dengan berbagai pilihan, misal kopi, teh, bajigur, wedang jahe, gorengan, mi instan, jagung, roti atau pisang bakar. Bahkan, setelah musim hujan selesai, Anda masih bisa melanjutkan usaha ini.

4. Laundry

photo source: pixabay.com

Meski tidak ada matahari, cucian menumpuk tetap harus dicuci. Biasanya, selama musim hujan, pakaian lebih lama kering. Laundry menjadi solusi untuk mereka yang tak punya waktu menunggu pakaiannya kering.

Tentukan siapa yang menjadi segmen usaha Anda, apakah mahasiswa, pekerja kantoran atau rumah tangga, sehingga tarifnya bisa disesuaikan. Selanjutnya, pastikan mesin cuci yang Anda gunakan memiliki kapasitas yang dibutuhkan. Terakhir, lakukan promo untuk menarik calon komsumen. Misal, memberikan potongan harga tanpa minimum order atau bonus bagi pelanggan loyal, 10 kali cuci gratis cuci satu kali.

5. Cuci Motor dan Mobil

photo source: pixabay.com

Jalanan becek membuat kendaraan menjadi kotor, biasanya di musim hujan banyak orang malas mencuci kendaraannya sendiri. Selain efisiensi waktu, hasil pencuciannya lebih bersih ketimbang melakukan sendiri di rumah. Hal tersebut dapat menginspirasi Anda untuk mencoba usaha satu ini.

Saat ini usaha jasa pencucian kendaraan memang menjamur, namun Anda bisa mencoba hal yang lebih unik, seperti jemput bola. Anda dapat menawarkan jasa jemput kendaraan, setelah selesai dicuci, pemilik kendaraan akan dihubungi untuk mengambil kendaraannya tersebut.