< Tips

5 Teknik Public Speaking untuk Memikat Audiens

5 Teknik Public Speaking untuk Memikat Audiens

Tips

Dalam memberikan pidato atau presentasi, Anda harus mampu membuat audiens merasa terhubung agar mereka dapat menangkap pesan yang disampaikan. Tidak seperti editorial atau newsletter, apa yang Anda sampaikan dapat dengan cepat berlalu, Anda hanya memiliki satu kesempatan pada sebuah momen. Oleh karena itu, Anda harus mampu memukau audiens. Berikut adalah teknik yang dapat Anda praktikan:

  1. Membuat audiens merasa terhubung satu sama lain
    Ketika menyapa, sebutkanlah lokasi mereka berada atau suatu tujuan tertentu. Dengan begitu, mereka akan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Dengan menyebutkan tujuan, mereka tidak hanya diingatkan tentang alasan mereka menghadiri sebuah acara, mereka juga akan merasa terkoneksi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan pikiran atau tujuan di sekitar mereka.
  1. Memahami perasaan audiens
    Terdapat beberapa cara membuat audiens merasa terlibat secara emosional, misalnya dengan menggunakan statistik, cerita, gambar, atau video yang menunjukkan esensi dan urgensi suatu topik. Contohnya menunjukkan foto kecelakaan yang terjadi akibat mengemudi ketika mabuk.
  1. Memperhatikan motivasi audiens
    Bicarakanlah topik yang menjadi motivasi audiens. Misalnya ketika audiens Anda tertarik dengan isu perlindungan satwa liar, diskusikanlah aktivitas yang dapat dilakukan untuk menjaga suatu spesies dari kepunahan. Jangan hanya memberikan fakta mentah, ceritakan bagaimana fakta tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.
  1. Menghibur audiens
    Meskipun beberapa presentasi tidak bertujuan untuk menghibur secara jenaka, audiens akan tetap senang mendengarkan anekdot yang berkaitan dengan tema pembicaraan. Anda juga dapat menceritakan pengalaman pribadi atau perjalanan hidup seseorang yang menginspirasi.
  1. Ungkapkan manfaat presentasi atau pidato Anda
    Pada awal presentasi, sampaikan manfaat yang dapat diambil oleh audiens. Jangan harapkan perhatian mereka akan terpusat kepada Anda jika mereka tidak tahu apa yang dapat Anda berikan. Sebaliknya, jika audiens menyadari manfaat dari presentasi Anda, mereka akan berusaha untuk memperhatikan agar tidak ada informasi yang terlewat.