< Business

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis Fotografi

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis Fotografi

Business

Memiliki penghasilan sendiri memang menyenangkan, apalagi jika penghasilan tersebut didapat dari hobi yang Anda geluti, seperti hobi fotografi. Saat ini fotografi memang menjadi hobi yang cukup menjanjikan. Bahkan tak sedikit orang yang memperoleh penghasilan dari hobi ini.

Jika Anda juga memiliki hobi fotografi, mulailah untuk menjadikan hobi Anda sebagai mata pencaharian atau bisnis. Untuk membantu Anda, Check In Jakarta akan memberikan tips sebelum memulai bisnis fotografi. Langsung saja, yuk, baca selengkapnya di bawah ini!

1. Memahami Seluk Beluk Fotografi Adalah Modal Utama
Jika Anda sudah mahir dan benar-benar memahami fotografi beserta alat-alat pendukungnya, itu adalah modal utama. Tak masalah jika Anda tidak memilki peralatan lengkap, seperti lensa tambahan, flash, tripod, dan lain-lain.

Bila Anda mendapatkan permintaan foto, Anda bisa meminta pembayaran uang muka terlebih dulu untuk digunakan membayar biaya sewa peralatan fotografi. Saat ini jasa penyewaan alat fotografi dengan harga terjangkau semakin banyak. Namun, pastikan alat yang Anda sewa dalam kondisi prima.

2. Tidak Perlu Memiliki Peralatan Mahal
Memang benar, peralatan yang mahal akan memudahkan pekerjaan Anda, namun tak menjamin hasil foto Anda akan bagus. Ingatlah selalu istilah “man behind the gun”. Bukan tidak mungkin hasil foto Anda bisa lebih baik meski dengan peralatan seadanya. Hal yang harus Anda miliki adalah ide dan konsep yang bagus, serta kemampuan fotografi yang mumpuni tentunya.

3. Buat Portofolio
Portofolio merupakan bukti nyata hasil kerja Anda untuk membuat calon klien tertarik. Daripada hanya melakukan promosi secara lisan, lebih baik membuat portofolio yang menjanjikan berupa hasil foto Anda sendiri. Cara ini akan lebih ampuh memikat banyak orang untuk menggunakan jasa Anda.

Anda bisa memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, untuk memamerkan portofolio Anda lebih mudah.

4. Beritahu Kerabat Dekat
Beritahu kerabat terdekat bahwa Anda baru saja membuka jasa fotografi, bisa saja mereka tertarik dan ingin menjadi klien pertama Anda. Setidaknya, jika mereka belum tertarik, mereka bisa membantu mempromosikan bisnis Anda ke orang lain.

5. Buat Patokan Harga
Pasti Anda mulai berpikir, “berapa tarif yang harus saya pasang?” Tak ada yang salah dalam menentukan tarif. Sebagai seorang fotografer, Anda adalah orang yang akan membantu klien memiliki foto terbaik. Banyak aspek yang harus diperhitungkan dalam menentukan harga selain peralatan, seperti akomodasi untuk pemotretan, transportasi, hingga proses editing foto. Jangan lupakan juga berapa keuntungan yang ingin Anda dapatkan dari tiap klien yang menggunakan jasa Anda. Semoga bermanfaat!