Wednesday, July 24, 2019
Street Food
Street Food

5 Tongseng Paling Enak di Jakarta

Spectr News Theme Isny Dewi R.
26, February 2019

Anda pasti sudah tak asing lagi dengan makanan berbahan dasar kambing satu ini, tongseng. Tongseng sendiri dipercaya berasal dari Klego, Boyolali, Jawa Tengah dan kemudian menyebar ke seluruh pelosok Indonesia, tak terkecuali Jakarta. Ada banyak penjual tongseng di Ibu Kota, namun yang paling enak bisa Anda temukan di lima kedai ini.

1. Pondok Sate Kambing Muda Pejompongan
Rumah makan milik Pak Sukatni ini sudah ada sejak tahun 1994. Itu lah sebabnya mengapa Pondok Sate Kambing Muda Pejompongan menjadi salah satu pondok tongseng legendaris di Jakarta. Rasa tongsengnya klasik dengan bumbu yang sempurna, sehingga menciptakan rasa yang pas, tidak kurang atau lebih. Potongan daging kambingnya besar, namun teksturnya empuk dan mudah dikunyah, Menurut sang pemilik, rahasianya adalah tongseng di sini menggunakan nanas yang dilumatkan saat menumis daging, sehingga terasa empuk.


Photo Source: https://www.tripadvisor.co.id

Pondok Sate Kambing Muda Pejompongan
Alamat: Jl. Pejompongan Raya No. 2B, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Jam buka: Setiap hari 10.00 – 22.00 WIB

2. Sate Kambing Ibu Yanti
Sate Kambing Ibu Yanti sudah meramaikan kawasan Duren Tiga sejak tahun 1970an, wow! Baru berada di depan kedai ini, Anda pasti langsung mencium aroma sate yang menggugah selera. Maklum saja, tempat membakar dan meracik sate berada di bagian depan. Kelezatan tongseng Ibu Yanti memang sudah terkenal.

Semangkuk tongseng yang tersaji panas dengan aroma gurih santan dan rempah, membuat Anda tak sabar untuk segera melahapnya. Kuah tongseng berwarna cokelat keemasan dan sedikit berminyak. Permukaannya berisi irisan kol, tomat, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan bawang goreng. Tekstur kuah yang agak encer terasa gurih manis karena menggunakan kecap dan santan, serta semburat rasa pedas. Potongan daging sate kambing membuat tongseng terasa semakin lezat. Apalagi saat dimakan bersama nasi hangat.


Photo Source: https://pergikuliner.com/AndaraNila

Sate Kambing Ibu Yanti
Alamat: Jl. Duren Tiga Raya No.11, Pancoran, Jakarta Selatan
Jam buka: Senin – Kamis & Sabtu: 11.00 – 21.00, Jumat: 01.00 – 21.00 WIB

3. Warung Sate Solo Pak Agus
Di depan rumah makan mungil ini terdapat spanduk bertuliskan “Warung Sate Solo Pak Agus." Masuk ke dalam, nampak dapur terbuka yang bersebelahan dengan tempat makan. Tongseng kambing di sini dapat dipilih tingkat kepedasannya. Saat sajian ini datang ke meja Anda, tercium aroma gulai yang menggoda. Ya, tongseng di sini memang menggunakan kuah yang sama dengan gulai. Yang membedakan adalah irisan kol dan tomat hijau. Begitu melahapnya, terasa kuah yang kaya rempah. Sedikit rasa manis dari kecap juga tercecap di lidah. Daging kambingnya juga sangat empuk. Tak ada bau prengus tertinggal.


Photo Source: https://www.qraved.com/jakarta/warung-sate-solo-pak-agus-pasar-minggu

Warung Sate Solo Pak Agus
Alamat: Jl. Siaga Raya No.7, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Jakarta Selatan
Jam buka: Setiap hari 10.30 – 22.00 WIB

4. Warung Sate dan Tongseng Pak Budi
Jangan remehkan penampilan sederhana rumah makan ini. Kelezatan sate kambing dan tongsengnya bahkan sudah terkenal hingga ke presiden RI. Sudah ada sejak tahun 1985, sang pemilik bernama asli Senen Riyanto ini mempunyai anak bernama Budi, hingga tercipta nama Warung Sate dan Tongseng Pak Budi. Spesialisasi rumah makan ini tentunya sate kambing dan tongseng kambing khas Solo yang dikabarkan menjadi langganan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hampir mirip dengan gulai, tongseng Pak Budi berwarna kuning kecokelatan dengan bercak minyak di kuahnya. Tongseng yang mengepul menyebarkan aroma kol dan rempah seperti lengkuas dan serai yang khas. Saat dilahap pertama kali, terasa gurih dan manis karena tambahan kecap. Cukup banyak potongan daging kambing berwarna kecokelatan dan tanpa lemak, sehingga terasa kenyal dan gurih.

Potongan kol yang royal dengan tekstur yang renyah dan beberapa potongan tomat hijau membuat kuah tongseng terasa segar. Karena rasa gurih dan manis yang dominan, akan lebih nikmat jika Anda menambahkan sambal rawit ulek.

Warung Sate dan Tongseng Pak Budi
Alamat: Jl. Pahlawan Revolusi No.4, Pd. Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur
Jam buka: Setiap hari 10.00 – 22. 30 WIB

5. Warung Sate H. Giyo
Jika Anda melewati Pasar Gembrong menuju arah Cawang, pasti akan menjumpai kepulan asap dari sebuah rumah makan. Warung Sate H. Giyo cukup sederhana dengan bangunan memanjang dan semi terbuka, tanpa jendela dan pintu. Kedai ini menawarkan menu sate (kambing, ayam, dan ati), tongseng (ayam dan kambing), tengkleng, sop, dan gulai. Tentu tongseng di sini patut Anda coba!


Photo Source: https://www.zomato.com/id/jakarta/sate-kambing-h-giyo-jatinegara
 

Daging kambing dengan potongan dadu dan tambahan bawang bombay dibanjiri kuah kuning kecokelatan, serta potongan kol, nampak menggiurkan. Tercium aroma lengkuas dari kuahnya yang mengepul, saat disesap terasa gurih dengan sentuhan rasa manis. Potongan daging yang lumayan besar bertekstur lembut dan hampir tak berlemak. Tak ketinggalan potongan kubis yang menambah tekstur renyah saat dinikmati bersama daging dan kuah.

Warung Sate H. Giyo
Alamat: Jl. D. I. Panjaitan No. 42, Jatinegara, Jakarta Timur
Jam buka: Setiap hari 11.00 – 23.00 WIB

Isny Dewi R.
Isny Dewi R.
Journalist
Registration