< Tips

6 Tips dan Trik Mulai Bisnis Kuliner di Jakarta

6 Tips dan Trik Mulai Bisnis Kuliner di Jakarta

Tips

Bisnis kuliner saat ini memang menjadi ranah yang menggoda para wirausahawan, bahkan mungkin juga Anda. Memulai bisnis kuliner sejatinya tidak semudah yang dibayangkan. Oleh sebab itu cobalah untuk mempertimbangkan tip dan trik berikut sebelum memulai bisnis kuliner Anda.

1. Tentukan Tipe Bisnis Kuliner Anda
Sangat penting untuk diketahui bahwa menentukan jenis kuliner Anda adalah hal pertama yang harus dilakukan. Setiap jenis bisnis kuliner memiliki keunikan sekaligus ancaman untuk Anda. Sejauh ini terdapat tiga macam bisnis kuliner yaitu bisnis kuliner dengan bangunan fisik, bisnis kuliner bergerak seperti food truck dan bisnis kuliner online. Yang manakah bisnis kuliner Anda? Anda harus dapat menentukannya dengan seksama agar tidak membuang modal.

2. Aktivasi Sistem Digital
Di era milenial ini Anda akan membutuhkan berbagai bantuan dari digital untuk membuat bisnis Anda berhasil. Contohnya dengan membuat situs official, akun media sosial, atau bahkan menggunakan jasa agensi digital. Target pasar Anda akan lebih mudah dijangkau ketimbang menggunakan pemasaran tradisional menggunakan brosur atau pamflet.

3. Tampilkan Gambar-Gambar Berkualitas
Saat Anda sudah memiliki aset di dunia digital, tindakan selanjutnya adalah memikirkan konten dari aset tersebut. Salah satu yang terpenting adalah visual. Semua orang pasti akan lebih tergoda untuk mencoba jika visual yang Anda sajikan enak dipandang. Hal tersebut juga dapat memberikan citra pada bisnis Anda sendiri.

4. Undang para Food Blogger
Andil para food blogger belakangan ini sangat signifikan untuk berbagai bisnis kuliner. Hal ini disebabkan oleh follower yang memercayai hasil review mereka kepada berbagai restoran. Dengan demikian Anda akan lebih mudah menyebarkan informasi mengenai bisnis Anda ke pasar yang telah ditentukan.

5. Sediakan Ruang Komentar Pelanggan
Selain food blogger, komen para pelanggan pun kerap kali menjadi acuan masyarakat untuk menjajal sebuah tempat kuliner. Sediakanlah tempat untuk para pelanggan berkomentar seperti di situs atau media sosial Anda. Ketika Anda memberikan pelayanan serta hidangan yang memuaskan pelanggan baru bukannya tidak mungkin akan muncul seketika.

6. Fokus pada Identitas Bisnis
Beberapa bisnis kuliner tidak mencapai sukses karena mereka terlalu sibuk bereksperimen dan berinovasi yang membuat mereka terkadang terlalu jauh dari identitas mereka. Semisal Anda menentukan untuk membuat sebuah restoran Jepang. Jangan menaruh menu hidangan lain yang tidak berhubungan seperti pizza atau pasta. Pelanggan pun akan bingung dengan identitas bisnis Anda. Yang terpenting adalah bagaimana Anda dapat memberikan kualitas pada setiap menu yang ada bukan menambah kuantitas.