< Tips

7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosi di Kantor

7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosi di Kantor

Tips

Kesibukan dan banyaknya pekerjaan di kantor yang harus diselesaikan sesuai dengan deadline yang telah ditentukan terkadang membuat seseorang mudah merasa stres. Akibatnya, hal ini mempengaruhi emosi seseorang. Emosi bisa dikeluarkan dengan berbagai cara, mulai dari tertawa karena bahagia atau ada sesuatu yang lucu, murung karena sedih, cemberut atau bahkan marah karena kesal akan suatu hal, merasa sepi, merasa bersalah, dan masih banyak lagi.

Wajar sekali apabila seseorang mengekspresikan emosinya. Tetapi bagaimana cara mengontrol sekaligus meningkatkan kecerdasan emosi (EQ) agar tidak terlihat ’berlebihan’ , terutama di kantor? Berikut tips dan triknya.

1. Mengenali Emosi Diri
Hal ini membutuhkan keterampilan untuk mengenal serta mengidentifikasi apa yang Anda rasakan. Setiap saat emosi tersebut muncul dalam pikiran, Anda harus bisa menangkap dan menguraikan pesan yang hendak disampaikan, seperti misalnya rasa bersalah, sedih, marah, frustasi, kecewa, dan lain-lain. Kesimpulannya adalah kenalilah emosi Anda, kemudian uraikan pesan yang hendak disampaikan.

 


Photo source: https://pixabay.com

2. Melepaskan Emosi Negatif
Nah, kalau yang satu ini membutuhkan keterampilan untuk mengidentifikasi dalam memahami dampak atau akibat dari emosi negatif yang seseorang rasakan. Contohnya, Anda harus menyelesaikan atau memperbaiki pekerjaan segera. Pasti ada perasaan panik, resah, bahkan deg-degan. Semua perasaan tersebut merupakan perasaan negatif. Jika Anda tidak bisa mengontrol perasaan negatif ini, kemungkinan Anda akan merasa stres bahkan marah. Jangan sampai kemarahan Anda mempengaruhi hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan. Solusinya adalah lepaskan melalui teknik penggunaan alam bawah sadar Anda, sehingga orang-orang sekitar Anda tidak menerima reaksi dan dampak negatif dari emosi negatif tersebut.  

3. Mengelola Emosi Diri Sendiri
Mengelola emosi diri yang dimaksud di sini adalah mengontrol emosi. Itu sebabnya apabila seseorang dapat mengendalikan emosinya dengan baik, maka hal tersebut akan membantunya meraih kesuksesan. Ada 3 langkah mengelola emosi diri. Pertama, hargailah dan sadarilah dukungan emosi terhadap diri Anda. Kedua, ketahuilah pesan yang disampaikan oleh emosi, dan yakinkan diri sendiri kalau Anda berhasil menangani emosi ini seperti sebelumnya.

Ketiga, bergembiralah saat Anda mengambil tindakan untuk menanganinya. Ingatlah selalu, kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya adalah bentuk pengendalian diri yang paling penting dalam manajemen diri. Karena hanya diri kitalah yang bisa mengatur emosi kita sendiri, bukan sebaliknya.

4. Memotivasi Diri Sendiri
Orang yang pandai memotivasi diri biasanya adalah orang yang produktif dan efektif saat mereka mengerjakan apapun. Itu sebabnya mereka memiliki kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Jika ingin menjadi sosok yang produktif dan memiliki kinerja tinggi, tatalah emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan. Mengendalikan diri dan emosi merupakan landasan keberhasilan dalam berbagai bidang. 


Photo source: https://pixabay.com 

5. Mengenali Emosi Orang Lain
Bagaimana caranya mengenali emosi orang lain? Jawabannya adalah empati. Dengan Anda memiliki rasa empati terhadap apa yang orang lain rasakan, maka Anda sudah bisa mengenali emosi orang lain. Berusahalah untuk mengerti orang lain terlebih dahulu sebelum ingin dimengerti. Penguasaan keterampilan ini membuat kita lebih efektif berkomunikasi dengan orang lain, dan hal inilah yang disebut dengan komunikasi empatik.

6. Mengelola Emosi Orang Lain
Bila seseorang terampil mengelola emosi orang lain, maka bisa dikatakan ia memiliki kemampuan yang dahsyat. Terlebih lagi kalau ia bisa mengoptimalkannya. Jika kita sudah bisa menguasai keterampilan mengelola emosi orang lain, berarti kita bisa membangun hubungan antar pribadi yang kuat dan berkelanjutan dengan orang lain. Inilah yang menjadi pilar utama dalam membangun dan membina hubungan antar individu.

7. Memotivasi Orang Lain
Kemampuan memotivasi orang lain adalah bentuk lain dari kepemimpinan, yaitu menginspirasi, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Memotivasi orang lain berkaitan erat dengan membangun kerjasama sebuah tim yang erat, andal, dan tangguh. Itulah 7 cara bagaimana meningkatkan kecerdasan emosi (EQ). Terapkanlah secara berurutan dan bertahap. Semoga dapat membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari. Good luck!