< FYI

7 Istilah yang Hanya Ada di Bulan Ramadan

7 Istilah yang Hanya Ada di Bulan Ramadan

FYI

Bulan Ramadan menjadi waktu di mana para umat Islam menjalankan ibadah puasa. Banyak orang berlomba-lomba memperbanyak pahala di bulan ini. Bulan Ramadan turut menjadi momen yang spesial karena ada beberapa hal atau istilah yang tidak ditemukan di bulan-bulan lainnya. Apa saja, ya? Simak artikel ini!

 

1. Sahur
Sebelum ibadah puasa dimulai setiap harinya, sahur menjadi sebuah hal yang paling utama dilakukan. Yup, sebagai perbekalan untuk tidak makan dan minum hingga azan magrib, orang-orang yang menjalankan puasa harus makan dan minum pada dini hari. Istilah sahur juga biasanya diserukan saat membangunkan keluarga di rumah. Di beberapa kawasan perumahan ada anak-anak dan orang dewasa yang berkeliling sambil membawa bunyi-bunyian seperti kentungan untuk membangunkan orang-orang yang masih tidur untuk lekas sahur. Suasana inilah yang juga hanya bisa ditemukan di bulan Ramadan.

 

2. Imsak
Setelah sahur, istilah berikutnya yang hanya ditemukan di bulan Ramadan adalah imsak. Imsak merupakan waktu dimulainya untuk menahan segala sesuatu yang membatalkan puasa. Istilah ini sering disalahartikan sebagai waktunya untuk berhenti makan dan minum. Padahal saat imsak sebenarnya Anda masih diperbolehkan untuk makan dan minum selama azan subuh belum berkumandang. Imsak bisa menjadi waktu pengingat Anda bahwa puasa akan dimulai sebentar lagi.


Photo source: http://www.wikimedia.org 

3. Ngabuburit
Istilah ngabuburit di bulan Ramadan diartikan sebagai waktu menunggu saatnya berbuka puasa. Kata ngabuburit sendiri berasal dari bahasa Sunda, yakni “burit” yang berarti waktu menjelang sore hari. Selama bulan Ramadan banyak orang berkata “ngabuburit, yuk!” sebagai ajakan untuk melakukan sebuah kegiatan sambil menunggu waktunya berbuka puasa. Ngabuburit dapat diisi dengan berbagai kegiatan seperti yang bisa Anda baca di artikel ini.

 

4. Takjil
Sebagai pelengkap untuk berbuka puasa, takjil diharuskan ada. Istilah takjil berarti makanan atau minuman untuk berbuka puasa. Takjil biasanya terdiri dari berbagai makanan ringan atau kudapan seperti kolak, biji salak, aneka kue, dan berbagai minuman segar. Di bulan Ramadan juga menjadi momen di mana banyak orang mendadak menjadi pedagang takjil. Hal ini disebabkan karena menjadi pedagang takjil menjanjikan pendapatan tersendiri mengingat banyak orang pastinya membeli takjil selama bulan Ramadan. Tidak heran bila pedagang takjil juga sering menjadi biang kemacetan di ibu kota.

 

5. Bukber
Istilah bukber yang merupakan singkatan dari buka bersama atau buka puasa bersama juga menjadi istilah yang cukup sering diucapkan di bulan Ramadan. Apakah Anda sering mendapat ajakan bukber selama bulan Ramadan? Yup, bukber biasanya menjadi sebuah alasan untuk reuni atau silaturahmi bersama keluarga dan kerabat yang sudah lama tidak bertemu. Di bulan Ramadan Anda akan melihat berbagai kafe, restoran, atau bahkan rumah-rumah yang diramaikan oleh acara bukber.

 

6. Tarawih
Di bulan Ramadan, ada salah satu ibadah yang hanya dilakukan di bulan ini saja yaitu salat Tarawih. Karena itu istilah Tarawih juga hanya ditemukan di bulan Ramadan saja. Salat yang umumnya dilaksanakan secara berjemaah di setiap masjid ini hukumnya sunah dan dilakukan setelah melakukan salat isya. Namun, tidak hanya dapat dilakukan secara berjemaah, Anda juga bisa melakukan salat Tarawih sendiri di rumah, lho.


Photo source: http://www.wikimedia.org 

7. Malam Takbiran
Istilah yang terakhir ini biasanya mulai terdengar di waktu-waktu terakhir bulan Ramadan. Malam takbiran adalah malam terakhir di bulan Ramadan sekaligus sebagai persiapan menyambut bulan Syawal atau Idul Fitri. Seluruh umat Islam di dunia mengumandangkan takbir secara bersama-sama. Ada banyak kegiatan yang biasanya dilakukan di malam takbiran, seperti memasang kembang api, pawai berkeliling, menabuh beduk, atau sekedar berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Yang pasti, kegiatan suka cita dilakukan di malam takbiran guna menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.