< Marketing

7 Tren Social Media Marketing di Tahun 2016

7 Tren Social Media Marketing di Tahun 2016

Marketing

Media sosial menjadi salah satu wadah yang bisa digunakan oleh para pebisnis untuk melakukan teknik marketing. Dilansir dari Web Marketing Today, berikut 7 tren social media marketing di tahun 2016 yang bisa digunakan. Check it out!

1. Video Content
Bila Anda pengguna aktif Facebook, pastinya sudah sering melihat banyaknya konten berupa video yang tersebar di timeline Anda. Yup! Memang video content menjadi tren tersendiri dalam marketing. Karena audiens bisa dengan cepat menangkap pesannya, sama seperti ketika melihat iklan di televisi. Ada tiga macam video content yang bisa Anda implementasikan sesuai target dan produk Anda seperti video edukasi, video penjelasan, dan juga video yang menghibur.

Photo source: Facebook (Tasty)

2. Pay for Exposure
Untuk beriklan di media sosial tentunya Anda membutuhkan biaya tertentu. Namun, biaya ini tentu ada manfaatnya karena Anda bisa mendapatkan organic social reach. Trik ini dinilai lebih efektif daripada harus menyuruh kerabat atau sanak saudara untuk membantu me-share iklan Anda di media sosial.

3. Social Shopping
Bagi Anda para pebisnis ­e-commerce, social shopping menjadi tren marketing di tahun 2016. Dengan adanya tombol ‘Buy’ yang bisa membuat para audiens langsung membeli produk yang diiklankan, hal ini akan memudahkan pebisnis berhubungan langsung dengan para audiens. 

Photo source: http://www.webmarketingtoday.com

4. Marketing Automation
Marketing automation adalah sebuah software platform yang didesain untuk para pebisnis agar bisa mengontrol beberapa saluran marketing secara bersamaan. Software ini bisa melakukan tugas rutin seperti mengirim ­e-mail atau update status pada media sosial. Berbagai opsi pun disediakan di software ini untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. 

5. Facebook
Facebook masih menjadi media sosial yang dominan menguasai social media marketing. Namun, menurut data demografis dari iStrategyLabs, pengguna Facebook terbanyak secara demografis berusia di atas 55 tahun. Jadi Jika demografis tersebut termasuk dalam pasar Anda, mulailah gunakan Facebook sebagai media sosial bisnis Anda. 

6. Search
Search yang dimaksudkan di sini bukanlah search engine, melainkan banyak orang yang mencari informasi melalui search di media sosial. Seperti misalnya mencari foto atau video tertentu mengenai produk yang sedang mereka cari. Di media sosial juga terdapat comment atau review langsung dari para pengguna lainnya, sehingga informasi seperti inilah yang dicari oleh para audiens. Bagi Anda para pebisnis mulailah mengoptimalisasikan search engine search dan juga media sosial search.

7. Mobile Marketing
Dari tahun ke tahun, pengguna mobile device semakin meningkat. Menurut data dari Google, pada tahun 2015 ada rekor yang terpecahkan yakni angka pengguna mobile search engine lebih besar daripada desktop search engine. So, mulailah untuk lebih memperhatikan mobile marketing ketimbang hal lainnya.