< Shopping

Belanja Online, Memudahkan atau Merugikan?

Belanja Online, Memudahkan atau Merugikan?

Shopping

Semakin canggihnya teknologi telah banyak memberikan kemudahan, termasuk dalam hal berbelanja. Anda bisa melakukannya di mana saja, bahkan dari rumah sekalipun hingga tak perlu keluar rumah. Tinggal buka situs web e-commerce langganan Anda, barang dari luar negeri pun bisa didapatkan. Apalagi makin banyak situs belanja yang juga sering menawarkan diskon menggiurkan. Sayang rasanya jika dilewatkan!

Mulai dari gadget, busana, hingga makanan semua bisa dicari cukup dengan menyentuh layar smartphone Anda. Tapi meski terkesan mudah, belanja online ternyata juga dapat menyebabkan pengeluaran lebih boros. 

Menurut seorang Psikolog Klinis Indonesia, belanja online memang memiliki jumlah angka yang lebih besar. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada penelitian mengenai kebiasaan belanja online dibanding konvesional di Indonesia. Tapi dapat dipastikan bahwa sebagian besar orang Indonesia pada dasarnya suka belanja, bahkan lebih banyak dari orang-orang di luar negeri.

Secara statistik dapat diketahui bahwa jumlah orang Indonesia yang melakukan belanja online terus meningkat. Hal itu juga disebabkan orang Indonesia yang senang beraktivitas secara online. Semakin banyak orang yang menggunakan smartphone dibarengi kemudahan ‘tinggal klik’. 


Photo Source: https://pixabay.com/

Industri pun kini mulai bergeser. Semakin banyak toko yang tutup dan lebih memilih buka online. Karena jika membuka toko, para pelaku industri juga diberatkan oleh anggaran sewa dan hal-hal lainnya. 

Situs belanja online juga sering menawarkan promo khusus apabila melakukan pembayaran melalui kartu kredit. Hal itu semakin membuat orang tergila-gila untuk belanja secara online. Jika salah kaprah, hal tersebut justru menjadi bumerang untuk diri sendiri. Anda menjadi lebih boros dan tagihan kartu kredit pun membengkak.

Meski kenyataannya memang memudahkan, namun jika tidak berhati-hati dan lebih bijak, belanja online juga dapat merugikan Anda.