< Marketing

Clickbait, Perlu atau Tidak?

Clickbait, Perlu atau Tidak?

Marketing

Layaknya sebuah pintu yang akan dilewati oleh pembaca sebelum membaca sebuah konten lebih jauh lagi, pemilihan judul sangatlah penting. Tidak sedikit pembuat konten mengambil jalan pintas seperti membuat artikel dengan clickbait title.

Seiring berjalannya waktu, pembaca pun semakin pintar, sehingga clickbait title tidak lagi tepat guna, hanya sekedar memancing bukan menarik pembaca untuk meng-klik sekaligus mendalami sebuah konten.

Judul yang ambigu memang terbukti memancing keinginan pembaca untuk meng-klik, namun setelah pembaca mengetahui isinya tidak seperti yang diharapkan atau tidak sesuai dengan judul maka kredibilitas penulis artikel, bahkan situs yang menayangkan artikel tersebut dipertanyakan.

Clickbait dapat dimanfaatkan untuk mendukung sukses atau tidaknya sebuah konten. Alih-alih menggunakan clickbait, penulis konten bisa mencoba untuk membuat judul bersifat persuasif dengan konten yang tentu saja masih relevan dengan judulnya.

Penulis konten bisa memanfaatkan rumus sederhana untuk membuat clickbait, seperti keterangan + objek + akibat. Contohnya, Gemar Melakukan Operasi Plastik, Penampilan Artis Korea Ini Berubah, dan tentu diikuti dengan konten yang berhubungan dengan artis yang dimaksud, bisa foto sebelum dan sesudah melakukan operasi plastik, rumah sakit atau klinik tempat melakukan operasi plastik dan dampak pada kariernya setelah melakukan operasi plastik tersebut.