< FYI

Hindari 5 Kalimat ini Saat Wawancara Kerja

Hindari 5 Kalimat ini Saat Wawancara Kerja

FYI

Anda sudah melamar ke beberapa perusahaan impian, hingga akhirnya dipanggil untuk mengikuti sesi wawancara kerja.

Akan tetapi, ada baiknya Anda pikirkan baik-baik pernyataan atau pertanyaan yang akan dikeluarkan ke pihak perusahaan yang mewawancarai Anda. Karena, mereka tidak hanya menilai Anda dari CV yang dikirimkan. Kalimat yang Anda ucapkan pun bisa mempengaruhi kemungkinan Anda diterima atau tidak.

Mengutip BusinessTech, setidaknya ada lima kalimat yang harus Anda hindari saat wawancara kerja.

1. "Saya Sangat Menginginkan Pekerjaan ini"
Anda mungkin bermaksud untuk menunjukan keinginan Anda, namun kenyataannya kalimat ini justru menunjukan keputusasaan Anda. Zachary Painter, seorang penasihat karier menjelaskan, saat mengikuti sesi wawancara kerja, Anda harus terlihat percaya diri dan kompeten, bukan putus asa. Sebaiknya, katakanlah, "Saya sangat senang dengan wawancara ini dan saya menantikan diskusi lebih lanjut mengenai pekerjaan ini."

2. "Apakah Pekerjaan ini Memberikan Tunjangan?"
Kesalahan yang dibuat pelamar adalah menanyakan hal ini terlalu cepat. Sebaiknya, ajukan pertanyaan mengenai apa saja pekerjaan yang harus dilakukan untuk dapat membantu perusahaan mencapai target.

3. "Mmmm"
Terkadang Anda merasa bingung harus berkata apa saat wawancara kerja. Namun, usahakan untuk tidak membiarkan jeda pembicaraan dengan berkata "mmmm..." atau ungkapan sejenis yang menunjukan Anda tidak memiliki hal lain dalam pikiran.

Lebih baik katakan kalau Anda membutuhkan waktu sejenak untuk berpikir, seperti "Itu pertanyaan yang bagus, coba saya pikirkan sebentar."

4. "Seperti yang Sebelumnya Sudah Saya Katakan "
Menurut penasihat karier Donna Shannon, pernyataan seperti ini menyiratkan bahwa pewawancara tidak mendengarkan Anda. Bahkan, kalimat ini juga bisa mengisyaratkan Anda tidak memiliki pengalaman atau keahlian yang relevan, karena selalu mengulang informasi.

5. "Pekerja Keras, Cepat Belajar, Motivasi Tinggi"
Anda boleh saja berpikir bahwa sifat ini adalah karakter positif yang Anda miliki. Akan tetapi, sifat-sifat tersebut sudah pasaran dalam dunia perekrutan kerja dan cenderung tidak mendeskripsikan hal istimewa dalam diri Anda yang pantas untuk perusahaan.