Thursday, May 28, 2020
Fine Dining
Fine Dining

Hutan Kota Plataran, Fine Dining Eksotis Sarat Budaya Indonesia

Spectr News Theme Isny Dewi R.
21, January 2020

Warga Jakarta, bersama dengan wisatawan domestik dan asing sekarang dapat menikmati tempat yang unik, eksotis, kosmopolitan yang dipenuhi dengan budaya dan sejarah Indonesia, serta di saat yang sama dapat merasakan fasilitas restoran Indonesia kelas dunia di Hutan Kota Plataran.

Tempat ini berlokasi di dalam kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, dan dapat ditemukan tepat di sebelah lokasi Hutan Kota GBK. Hutan Kota Plataran didukung oleh konsep dasar: "Sejarah, Alam, Budaya, dan Kemuliaan Indonesia".

Beroperasi di bawah tagline, "Cahaya Nusantara", tema sentral ini dikombinasikan dengan fasilitas kosmopolitan, semuanya dalam satu lokasi. Proyek ini bertujuan untuk menjadi inspirasi bagi warga Jakarta, sambil memamerkan kemuliaan Indonesia bagi dunia.

Plataran Indonesia menjadi manajer proyek setelah diundang, bersama dengan beberapa perusahaan dan hotel F&B terkemuka, untuk bergabung dalam proses seleksi yang ketat. Dilakukan oleh komite terpilih yang ditunjuk oleh Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan Sekretariat Negara RI. Proses ini juga diawasi oleh Kantor Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Proyek ini berangkat untuk melakukan pekerjaan revitalisasi untuk menjadikannya lokasi yang mencerminkan budaya Indonesia, melalui tempat yang dapat menampung tamu negara selama jamuan makan yang mewakili masakan Indonesia.

Hutan Kota Plataran sepenuhnya dikonsep, dirancang, diimplementasikan dan dioperasikan oleh putra dan putri Indonesia. Selain itu, proyek revitalisasi telah menggunakan bahan-bahan yang bersumber hampir seluruhnya dari dalam negeri dan melibatkan banyak UKM. Semuanya dibiayai oleh Plataran, tanpa menggunakan dana pemerintah.

Untuk mengakses tempat ini, pengunjung dapat masuk melalui pintu masuk utama GBK, di gerbang 5, 7 dan 10. Tempat ini berlokasi dekat dengan transportasi umum, seperti Transjakarta dan MRT Jakarta.

Membawa ribuan tanaman, bersama dengan beberapa ahli burung dari Plataran Menjangan Taman Nasional Bali Barat, Plataran berharap tempat ini akan menjadi tempat perlindungan bagi burung-burung di Jakarta. Sebagai salah satu ikon kota Jakarta dan selain menjadi taman besar.

Tempat ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang makan perusahaan untuk kegiatan MICE, Expression Wall Platform, Putri Dewi Open Performance Deck, Plataran Pet Playground, dan musola.


Photo Credit: www.plataran.com

Restoran fine dining di GBK ini menekankan pada makanan asli Indonesia, disiapkan oleh koki Plataran untuk mencerminkan budaya kebersamaan nasional (berbagi makanan), yang telah diwariskan oleh generasi ibu dan nenek. Hutan Kota Plataran akan menawarkan panggung di mana keragaman kuliner Indonesia dapat diwakili dan dirayakan.

Untuk menu makanan, Hutan Kota Plataran mengelompokkannya berdasarkan kategori menu pembuka, salad, olahan ayam, olahan seafood, olahan daging, sayuran, dessert, hingga minuman. Seperti yang terlah disebutkan di atas, hampir semua menu dibuat dalam porsi besar yang cocok untuk berbagi.

Salah satu menu pembuka yang menjadi best seller di fine dining ini adalah Bola-bola Senayan (Rp 89.000). Hidangan ini merupakan lima bola seafood goreng yang disajikan dengan saus kacang di bawahnya. Adonannya terbuat dari udang, cumi, dan sayuran seperti daun bawang.

Tekstur Bola-bola Senayan ini begitu empuk dan kenyal dengan rasa manis gurih pada udang yang dominan. Paduan saus kacang yang sedikit manis membuat sajian ini semakin lezat. Apalagi jika Anda menambahkan perasan jeruk limau, membuatnya lebih beraroma dan memberi kesan segar.


Photo Credit: Instagram @songofmarch

Untuk hidangan utama, pencinta ayam harus mencoba Ayam Hutan Kota (Rp 149.000). Tampilannya mirip Ayam Peking, namun kulitnya lebih renyah. Di atasnya terdapat bumbu tabur berwarna oranye dengan rasa bawang putih pedas. Kulit yang garing mengapit isian daging ayam yang padat dan empuk. Paling pas disantap dengan nasi hangat.

Puas menyantap makanannya, Anda bisa mencicipi Green Kelor (Rp 52.000) untuk menyegarkan tenggorokan. Jus ini sangat unik karena sesuai namanya, dibuat menggunakan daun kelor atau moringa leaf, dengan campuran mentimun dan air kelapa. Daun ini terkenal memiliki banyak manfaat seperti menurunkan gula darah dan kolesterol. Tekstur jusnya agak kental dengan rasa mirip jus hijau pada umumnya.

Jika Anda ingin berkunjung ke Hutan Kota Plataran Senayan, tempat ini kerap ramai saat akhir pekan. Karena itu, sangat disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dulu.

Top Photo Credit: Instagram @pl.hutankota

Website: www.plataran.com

Isny Dewi R.
Isny Dewi R.
Journalist
Registration