< Business

Intip 6 Cara Mudah Memulai Bisnis Travel

Intip 6 Cara Mudah Memulai Bisnis Travel

Business

Bisnis travel (perjalanan) terutama yang bergerak di bidang wisata cukup menjanjikan saat ini. Semakin padat aktivitas seseorang, semakin tinggi pula keinginan untuk dapat melakukan penyegaran kembali (refreshing). Bisa dibilang, traveling kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup.

Mungkin banyak dari Anda yang tidak mengira bahwa bisnis travel merupakan usaha yang dapat dimulai meski dengan modal usaha yang minim. Dan untuk memulainya pun hanya membutuhkan ketekunan dan kemampuan mempersuasi yang bagus serta pandai melihat peluang. Apalagi kita tinggal di negara yang merupakan surganya tujuan wisata, berbisnis travel tentu akan sangat menjanjikan. Berikut beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis travel:

1. Pilih Jenis Bisnis Travel yang Ingin Digeluti
Sebelum memulai bisnis Anda di dunia travel, Anda harus menentukan terlebih dulu jenis travel apa yang ingin digeluti. Apakah khusus penjualan tiket, seperti tiket pesawat atau kereta, khusus menyediakan paket perjalanan atau open trip, khusus pemesanan hotel, atau yang lainnya?

Bila sudah memilih jenis bisnis yang Anda inginkan, maka nantinya Anda akan lebih fokus dan mudah mempelajari hal-hal yang diperluhkn serta menjalaninya.

2. Petakan Lokasi Wisata yang Menjadi Target
Jika Anda memilih berbisnis di bidang jasa agen perjalanan, cobalah melakukan pemetaan tujuan wisata yang akan Anda tawarkan. Setiap daerah pasti mempunyai tujuan wisata, bisa berupa wisata alam, wisata buatan, wisata sejarah, hingga wisata kuliner.

Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi wisata yang terletak di kota yang akan Anda pilih. Usahakan jarak antar tempat wisata tidak lebih dari 200 km. Karena ini akan sangat berpengaruh dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya. Sebagai contoh, jika Anda menargetkan Yogyakarta sebagai tujuan wisata bisnis travel Anda, Anda bisa memetakan daerah mana saja yang ingin Anda tawarkan ke calon pelanggan, seperti misalnya Anda menawarkan paket wisata menjelajahi kawasan Gunung Kidul yang terdiri dari beberapa kegiatan.

Selain itu, Anda juga harus menyimpan informasi lengkap mengenai setiap tempat wisata. Informasi tersebut bisa berupa nomor telepon pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang akan dikeluarkan dalam setiap perjalanan wisata yang Anda buat.

3. Buatlah Nama Bisnis yang Mudah Diingat
Selanjutnya, membuat nama atau brand dari travel Anda. Cobalah membuat nama usaha yang mudah diingat, tidak pasaran, dan mudah diucapkan.

Ini penting agar brand travel Anda mudah dikenali dan dihafal. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat. Karena semakin nama itu mudah diingat dan dilafalkan banyak orang, maka akan semakin membantu Anda dalam memasarkan bisnis tersebut.

4. Buatlah Paket Wisata Murah untuk Menarik Minat
Setelah Anda menyusun apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini, langkah selanjutnya adalah membuat paket wisata murah untuk dapat menggaet perhatian calon pelanggan. Bagaimanapun juga memberikan banyak alternatif wisata untuk calon konsumen akan membuat mereka lebih tertarik. Karena mereka memiliki banyak pilihan yang bisa diambil.

Paket tersebut bisa berupa jumlah hari, di mana semakin lama atau banyak hari yang dipilih, harganya akan semakin murah. Paket yang ditawarkan juga bisa berupa beberapa tujuan wisata yang dapat diambil sekaligus dan nantinya pelanggan akan mendapat potongan harga. Bisa juga jumlah pemesanan untuk beberapa orang dengan harga yang lebih murah.

5. Perluas Bisnis Anda ke Dunia Online atau Daring
Selanjutnya adalah perluas bisnis Anda ke dunia daring. Di era digital ini, segalanya semakin mudah untuk dilakukan, sehingga membuat bisnis menjadi lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu, dengan mengembangkan usaha ke platform digital atau daring, maka akan memudahkan calon pelanggan dan pelanggan lama untuk tertarik menggunakan dan terus memanfaatkan jasa yang Anda tawarkan. Hal-hal yang bisa dilakukan di bisnis daring ini tak hanya dalam hal pemasaran saja, tapi juga bisa melakukan pemesanan dan pembayaran, serta hal lainnya yang dapat memudahkan konsumen.

6. Membuat Izin Usaha
Bila bisnis agen perjalanan Anda perlahan mulai berkembang dan sukses, jangan lupa untuk mendaftarkan usaha Anda secara resmi. Jangan sampai usaha yang sudah Anda rintis susah payah, justru bermasalah dengan hukum yang ada di Tanah Air hanya karena Anda tidak mendaftarkan bisnis Anda ke instansi yang bersangkutan.